oleh

Warga Serbu Giant Bangka Jelang Tutup, Manajemen Ketat Berlakukan Prokes

BANGKA TENGAH, BNBABEL.COM- Menjelang ditutupnya operasi Giant Ekstra, warga Bangka Belitung mulai menyerbu gerai supermarket yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Bangka Tengah.

Terpantau Minggu (30/05/2021) sore, warga rela berada di luar area supermarket tersebut untuk menunggu antrian masuk berbelanja.

Pasalnya pihak manajemen membatasi kapasitas jumlah pengunjung guna menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Beberapa petugas keamanan berjaga di pintu masuk dan keluar untuk mengatur kendaraan serta pengunjung yang berusaha memaksa masuk ke area supermarket, dengan sistem buka-tutup.

Beberapa lainnya melakukan pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermo gun, memantau cuci tangan, hingga mengawasi pengunjung yang tidak menggunakan masker.

“Sengaja kita batasi customer yang masuk setiap sesi, untuk menghindari penularan dan penyebaran virus Corona,” ungkap Ilham, Komandan Regu Piket Pengamanan Luar Giant Ekstra Bangka.

Dilakukannya pembatasan dan pengaturan jumlah pengunjung, kata dia, untuk mengurangi tingkat kepadatan di dalam supermarket. Sehingga customer yang berbelanja merasa aman di tengah pandemi Covid-19.

Menurut catatan petugas keamanan, jumlah pengunjung supermarket Giant pada Sabtu (30/05/2021), diperkirakan mencapai ribuan orang. Mereka masuk berbelanja dalam beberapa sesi, dengan pembatasan dan prokes ketat.

Pemberlakuan pembatasan pengunjung tersebut terhitung sejak Jum’at (29/05/2021). Selama itu, jam operasional berlangsung hingga pukul 21.00 Wib.

Diakui Ilham, pihaknya merasau terbantu dengan adanya penambahan tiga personel baru untuk pengamanan per 1 Juni 2021.

Saat ini jumlah petugas keamanan sebanyak 21 orang, terdiri dari 17 orang pengamanan (Pam) luar dan 4 orang Pam dalam.

Ilham mengingatkan, konsumen yang ingin berbelanja di Giant untuk selalu menerapkan prokes, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Kami mohon customer untuk patuh terhadap imbauan pemerintah mengenai protokol kesehatan Covid-19. Kami tidak segan bertindak tegas, melarang customer untuk masuk berbelanja,” pungkasnya.

Seorang ibu rumah tangga Mahazun, warga Desa Penyak Bangka Tengah, mengaku sengaja datang berbelanja karena mendengar adanya penawaran diskon besar-besaran.

“Berdua dengan saudara naik mobil, sengaja ingin belanja di sini,” ujarnya.

Meski tertarik dengan potongan harga, namun Mahazun mengaku tidak mengetahui tentang rencana penutupan gerai Giant Ekstra pada Juli 2021.

“Tidak tau mau tutup, kami hanya berbelanja karena ada diskonnya,” tukasnya.

Mahazun dan saudaranya terlihat membeli kebutuhan dapur seperti gula pasir, kecap, saus, sabun mandi, pasta gigi, dan deterjen.

Sementara konsumen lain yang enggan menyebutkan namanya, membeli puluhan bungkus minyak sayur kemasan, ikan kaleng, serta sejumlah kebutuhan dapur lainnya.

Menurut warga Jalan Mentok Pangkalpinang itu, kedatangan mereka hanya sekedar mampir ke Giant usai menghadiri acara resepsi pernikahan kerabatnya.

“Mumpung nak (mau-red) tutup, kami beli banyak. Ini untuk pakai pribadi,” terangnya.

Menurutnya, harga di supermarket tersebut tidak jauh berbeda dengan yang dijual di toko kelontong. Akan tetapi potongan harga membuatnya merasa tertarik untuk berbelanja kebutuhan dapur di Giant. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *