oleh

Update Rekapitulasi Data Vaksinasi Covid-19 Bangka-Belitung Terkini

Pangkal Pinang, BNBabel – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung terus berupaya melakukan peningkatan penanganan kesehatan masyarakat sebagai ujud perlindungan dari virus Covid-19 yang saat ini semakin intensif menginfeksi banyak orang.

Merujuk keterangan dari halaman Facebook Satgas Penanganan Covid-19 Babel, yang dirilis pada Kamis (18/02) malam, disampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung saat ini sedang fokus menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan secara bertahap, dan berkelanjutan.

Ditegaskan pula kalau vaksin Covid-19 yang dipilih dan digunakan oleh pemerintah telah teruji keamanan, mutu, serta khasiatnya lantaran sudah diuji secara klinis dan mendapatkan izin penggunaan dari lembaga resmi Badan Pengawas Obat Makanan (BPOM) RI, termasuk telah dinyatakan kehalalan dan kesuciannya berdasarkan fatwa dan sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sehingga masyarakat diharapkan ‘tak perlu khawatir dan ragu.

Diketahui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung saat ini pun sudah berjalan selama 34 hari, dan akan terus dilakukan sepanjang tahun 2021 hingga tahun 2022 guna meningkatkan kekebalan tubuh (Herd Immunity) dari infeksi Covid-19, agar ke depannya diharapkan bisa mengurangi angka penularan secara efektif, sebagai upaya menekan jumlah pasien yang sakit dan meninggal dunia akibat Covid-19.

Adapun mengenai sasaran vaksinasi saat ini masih tetap difokuskan untuk perangkat tenaga kesehatan terlebih dahulu selaku garda terdepan pelayanan kesehatan dan penanganan Covid-19.

Berdasarkan data per 17 Februari 2021, telah dilaksanakan vaksinasi dari target awal sejumlah 13.174 tenaga kesehatan, yang terbagi menjadi vaksinasi tahap pertama ialah 10280 orang (78,02%), dan vaksinasi tahap kedua ialah 7648 orang (58,05%), dengan rincian sebagai berikut:

Kabupaten Bangka

Sasaran: 3570 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 56
Vaksinasi kedua ialah 87

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 2837 (79,47%)
Vaksinasi kedua ialah 2159 (60,48%)

Kota Pangkalpinang

Sasaran: 2721 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 40
Vaksinasi kedua ialah 87

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 2226 (81,81%)
Vaksinasi kedua ialah 1740 (63,95%)

Kabupaten Belitung

Sasaran: 1539 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 12
Vaksinasi kedua ialah 42

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 1202 (78,10%)
Vaksinasi kedua ialah 1012 (65,76%)

Kabupaten Bangka Barat

Sasaran: 1558 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 6
Vaksinasi kedua ialah 125

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 1128 (72,40%)
Vaksinasi kedua ialah 934 (59,95%)

Kabupaten Bangka Selatan

Sasaran: 1259 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 7
Vaksinasi kedua ialah 94

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 965 (76,65%)
Vaksinasi kedua ialah 698 (55,44%)

Kabupaten Bangka Tengah

Sasaran: 1353 orang
Penerima vaksinasi :
Vaksinasi pertama ialah 16
Vaksinasi kedua ialah 228

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 994 (73,47%)
Vaksinasi kedua ialah 580 (42,87%)

Kabupaten Belitung Timur

Sasaran : 1174 orang
Penerima vaksinasi hari ini :
Vaksinasi pertama ialah 10
Vaksinasi kedua ialah 140

Jumlah yang sudah divaksin :
Vaksinasi pertama ialah 928 (79,05%)
Vaksinasi kedua ialah 525 (44,72%)

Ditambahkan, meski telah selesai divaksinasi bukan berarti seseorang boleh mengabaikan aturan ‘Protokol Kesehatan’ yang telah dianjurkan. Sebab, menjaga diri dari bahaya Covid-19, dan kemungkinan virus ini bermutasi sebagaimana hipotesis yang berkembang di luar sana, merupakan kewajiban yang tidak boleh dilalaikan setiap orang.

Apalagi mengingat kasus Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung sendiri penularannya tidak lagi didominasi oleh transmisi dari luar daerah, melainkan transmisi lokal yang sudah menyebar cukup massif, sehingga hal ini perlu dan penting menjadi perhatian bersama agar lebih peduli meningkatkan kewaspadaan diri. (JAM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *