oleh

Ungkap Kasus Tabrak Lari Di Jalan Desa Dalil, Rambut Korban Masih Menempel Di Kaca Mobil Ertiga

BANGKA, BNBABEL.COM– Bertempat di aula Mapolres Bangka, Senin ( 28/6) Polres Bangka Melakukan Konferensi pers terhadap kasus lantas, berupa tabrak lari mengakibatkan korban Nurdin (64) sampai saat ini masih dirawat di RSUD Depati bahrin, Sungailiat dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri.

Konferensi pers yang langsung dipimpin Wakapolres Bangka Kompol Robertus Wardhana , Kasat Lantas Iptu. Ramos Gampita Siregar dan menguak peristiwa tabrak lari tersebut.

Diungkap lebih lanjut bahwa peristiwa terjadi di Jalan Muntok – PKP, Desa Dalil Kecamatan Bakam, Bangka pada tanggal 17 Juni 2021, namun Polisi baru mendapatkan laporan pada tanggal 19 Juni dikarenakan tidak banyak warga yang mengetahui kejadian tersebut.

Bahkan Pihak Lantas Polres Bangka yang sudah berkerja sama dengan Dirlantas Polda Babel sempat kesulitan mengungkap pelaku dan kendaraan yang menabrak lari Nurdin karena tidak mengetahui Nopol kendaraan.
” Peristiwa tabrak lari ini mengakibatkan Korban mengalami luka robek di bagian belakang di RSUD Depati Bahrin Sungailiat,
Kejadiannya tanggal 17 namun baru di laporkan pada 19 Juni, setelah itu Tim lantas yang di pimpin langsung oleh Satlantas polres Bangka berupaya keras untuk menemukan terduga pelaku” Ungkap Wakapolres Bangka.

” Dari informasi dan saksi di TKP bahwa yang menabrak pada saat itu adalah mobil Ertiga, banyak masyarakat tidak mengetahui nopol kendaraan, Kemudian Satlantas polres bekerjasama dengan dirlantas Polda Bangka Belitung untuk menyelidiki kendaraan pelaku” tambahnya.

Satlantas Polres Bangka berdasarkan informasi yang dikumpulkan kemudian berhasil mengidentifikasi dan mengantongi dugaan kendaraan tabrak lari adalah mobil ertiga milik pelaku berinisial HN.

Dalam proses penyelidikan di tempet kediaman keluarga HN bertempat di Air Itam, Kota Pangkal Pinang, Petugas sempat kesulitan karena aparat rukun tetangga (RT) setempat tidak mengakui ada warganya yang berinisial HN.

Ditambah lagi pelaku dan mobil tidak ada di rumahnya. Pada tanggal 20 Juni, Karena kejelian petugas kemudian berhasil menemukan pelaku HN sekaligus mobil Ertiga pelaku di rumah yang berada di Jalan Selan.

Mirisnya, dari barang bukti Mobil Ertiga tersebut didapati kondisi penyok cukup parah di bagian depan dengan kaca pecah yang masih menempel rambut korban Nurdin.

” Ditemukan Mobil Ertiga warna putih yang pada saat itu masih menempel rambut korban. Semakin membuktikan bahwa terduga adalah yang melakukan tabrak lari dan yang bersangkutan mengaku yang melakukan tabrak lari” Ujar Wakapolres Bangka.

Sementara Kasat lantas Polres Bangka Iptu. Ramos G. Siregar menceritakan kronologis Tabrak lari yang terjadi di Desa Dalil, Jalan Muntok – PKP sekitar Pukul 13.30 WiB.

” Menurut pengakuan korban Kecapekan usai melakukan pekerjaan melaju dari arah Mentok mau ke pangkal pinang, kemudian kami mendapatkan Informasi dari masyarakat dan Polsek Bakam,Tim melidik seputaran bengkel air hitam namun tidak menemukan kendaraan yang kami identifikasi” jelas Kasat Lantas.

” Kondisi korban Sudah sepuluh hari belum sadar, tingkat kesadaran 4 dan korban luka, sedangkan alasan pelaku meninggalkan korban dan tidak melapor adalah takut” tambahnya.

Atas perbuatan tabrak lari tersebut pihak kepolisian menjerat pelaku dengan Pasal 310 ayat 3 tentang kelalaian yang menyebakan Laka Lantas berakibat korban luka berat diikuti 2 pasal lainnya dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Saat ini pelaku HN dan barang bukti kendaraan Ertiga milik pelaku diamankan di Mapolres Bangka guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan proses hukum lebih lanjut.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *