oleh

Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Pemancing yang Hilang di Muara Jembatan Emas

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan Noval, remaja usia 15 tahun yang dinyatakan hilang tenggelam saat memancing pada Jum’at (23/04/2021) pagi.

Kabar penemuan disampaikan Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalakhar BPBD) Provinsi Bangka Belitung Mikron Antariksa.

“Sudah ditemukan hari ini sekitar pukul 12.50 Wib tadi,” kata Mikron, Sabtu (24/04/2021) sore.

Dikatakannya, penemuan jasad korban setelah Tim SAR Gabungan melakukan pencarian di hari kedua hilangnya Noval.
Jarak penemuan tidak jauh dari lokasi kejadian, yakni sekitar 4 meter ke arah timur.

Sebelumnya, tim telah melakukan penyisiran di lokasi tersebut namun belum menemukan keberadaan korban. Pada pukul 12.50 WIB, tubuh korban terlihat mengapung tepat di depan tim yang sedang menyisir lokasi.

Jenazah korban selanjutnya dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan untuk dibawa ke rumah duka di Kerabut Kelurahan Jerambah Gantung, Pangkalpinang.

Diberitakan sebelumnya, seorang remaja laki-laki warga Jerambah Gantung Kota Pangkalpinang, dikabarkan hilang di perairan muara sungai Jembatan Emas.

Korban yang diketahui bernama Nopal (15) sedang memancing bersama ayahnya Sahrul Jiar alias Yar di sekitar perairan muara Jembatan Emas, pada Jum’at pagi.

Keduanya memancing di tempat yang sama, Yar berada di pinggiran sedangkan Nopal memancing di kedalaman sekitar 60 cm.

Sekitar pukul 10.00 WIB, Nopal diduga tenggelam. Saksi Hendi yang mengetahui kejadian itu, berusaha untuk menolong korban namun tidak berhasil.
Baik Yar maupun Nopal diketahui tidak bisa berenang.

Selanjutnya tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian menggunakan dua unit runner boat.
Tim terdiri dari Basarnas Pangkalpinang, TRC BPBD Babel dan Kota Pangkalpinang, TNI AL, Satpol Air Polres Pangkalpinang, Tagana dan DKP Babel, Pramuka Peduli, Laskar Sekaban Bangka, IOF Bangka, serta masyarakat setempat.

Upaya pencarian dilakukan dengan penyisiran karena wilayah perairan tersebut merupakan habitat buaya muara.

Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR Gabungan resmi ditutup. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *