oleh

Tim Gabungan BNN Babel Berhasil Amankan 6 Pengedar Sabu Seberat 1.150,52 Gram

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM -Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Provinsi Bangka Belitung bersama dengan Polda Bangka Belitung, Kancah Wilayah Kumham Bangka Belitung, Bea Cukai Pangkalpinang dan Polres Bangka Tengah berhasil mengamankan 2 orang berinisial saudari R dan saudara M dari atas speed boat di Perairan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah.

Dari tangan kedua tersangka tim gabungan berhasil mengamankan sabu dengan berat bruto 1.150,52 gram yang rencananya akan diedarkan di wilayah Bangka Belitung. Kedua tersangka menyelundupkan narkotika jenis sabu dengan cara menumpang speed boat yang mengangkut penumpang yang hendak menyeberang dari Palembang menuju Bangka.

R mengaku mendapat perintah dari seseorang dalam Lapas untuk membawa sabu seberat 1.150,52 gram dari Palembang ke Pangkalpinang (setelah ditelusuri oleh penyidik, keterangan tersangka mengarah pada seorang Napi berinisial A dalam Lapas).

Dari keterangan kedua tersangka sabu tersebut akan diserahkan kepada seseorang di wilayah Bangka Tengah. Tim Gabungan
kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial S di pinggir jalan Desa Terak, Bangka Tengah. Dari keterangan S rencananya sabu tersebut akan diberikan sebanyak 150 gram kepada seseorang di Jalan Lintas Timur sebelum Jembatan Emas.

S mengaku mendapat perintah dari A untuk menghubungi H. Kemudian A mengirimkan nomor handphone H yang saat itu sudah menunggu di Jalan Lintas Timur sebelum Jembatan Emas kepada S.

Tim Gabungan langsung meluncur kearah
Jembatan Emas dan berhasil mengamankan saudari H. Kemudian pada hari Sabtu, 30 Juli 2021 Tim gabungan bersama KSOP Mentok dan TNI AL Mentok berhasil mengamankan
kembali seorang wanita inisial E istri dari A (dalam LAPAS) di Pelabuhan Mentok.
Seluruh pelaku berikut barang bukti kemudian digiring ke kantor BNNP Bangka Belitung guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai gambaran sabu 1 gram dapat digunakan oleh 5 orang, jadi dengan menghentikan peredaran sabu seberat 1.150,52 gram yang diperkirakan senilai Rp. 2 Milyar maka dapat menyelamatkan 5.750 orang penduduk Bangka Belitung dari
penyalahgunaan narkoba.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik diduga transaksi keuangan dalam peredaran narkotika jaringan saudara A
(dalam LAPAS) diperkirakan mencapai Rp. 3,5 Milyar dalam 1 bulan.

Selanjutnya, penyidik akan mengamankan aset-aset tersangka untuk TPPU 3 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.150,52 Gram, 1 kartu ATM Bank BCA, 1 kartu ATM Bank Mandiri, 6 buah handphone,
Uang Tunai Rp. 1.000.000,- (pecahan Rp. 100.000,- sebanyak 10 lembar).

Berikut peran masing-masing tersangka :
A : merupakan Pengendali Jaringan Narkoba.
EN : merupakan Istri dari A.
Berperan melakukan transaksi keuangan jual-beli narkotika.
R dan M berperan sebagai kurir Palembang – Bangka Belitung
S : bertugas mengambil sabu dari R, mengantarkan paket sabu ke H sebanyak 150 gr dan mendistribusikan narkotika
jenis sabu sesuai perintah A
H berperan sebagai penerima sabu 150 gr yang rencananya akan di edarkan di wilayah Parit Tiga, Jebus.

Tindak pidana yang dilanggar adalah undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan berikut pasal yang dikenakan kepada masing-masing tersangka :

1. A jenis laki-laki, pasal 114 (2) jo 132 (1), ancaman penjara maks 20 tahun

2. EN jenis kelamin perempuan, pasal 137 (a) jo (137 (b), ancaman penjara maks 15 tahun

3. R jenis kelamin perempuan, pasal 112 (2) jo 132 (1) sub 114 (2) jo 132 (1), ancaman penjara maks 20 tahun

4. M jenis kelamin laki-laki, pasal 112 (2) jo 132 (1) sub 114 (2) jo 132 (1), ancaman penjara maks 20 tahun

5. S jenis kelamin laki-laki, pasal 114 (2) jo 132 (1), ancaman penjara maks 20 tahun

6. H jenis kelamin perempuan, pasal 114 (2) jo 132 (1), ancaman penjara maks 20 tahun

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *