oleh

Terus Bergerak Melakukan Penertiban TI Illegal, Tim Divpam Temukan TI Rajuk Mini di Laut Tanjung Ratu

BANGKA, BNBABEL.COM — Di hari istimewa memperingati HUT TNI yang ke 76 ini, Tim Divpam PT Timah Tbk justru terus bergerak membersihkan Wilayah Izin Usaha Penambangan (WIUP) dari para oknum masyarakat yang menambang secara illegal.

Dalam satu minggu ini saja, Tim Divpam PT Timah Tbk yang dipimpin GM PT Timah Tbk Robertus Bambang Susilo, terus bergerak menertibkan para penambang illegal.

Setelah sukses menertibkan sekitar 27 Tambang Inkonvensional (TI) Selam dan TI Rajuk di perairan Laut Matras, Sabtu (2/10/2021) lalu, beberapa hari kemudian Tim Divpam PT Timah juga berhasil menertibkan empat penambang illegal di Laut Air Kantung Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (4/10/2021).

Sehari kemudian, Selasa (5/10/2021), Tim Divpam PT Timah Tbk dipimpin GM PT Timah Tbk Robertus Bambang Susilo, juga berhasil menertibkan oknum masyarakat yang menambang secara illegal di WIUP PT Timah Tbk area Laut Tanjung Ratu Kabupaten Bangka.

“Kita terus bergerak membersihkan atau menertibkan oknum masyarakat yang bermain-main di WIUP PT Timah Tbk. Kita tidak ingin ada oknum warga yang menambang secara illegal di seluruh WIUP PT Timah Tbk,” jelas Robertus.

Dijelaskan Robertus, dari aktivitas penertiban di Laut Tanjung Ratu, akhirnya ditemukan 9 unit TI Rajuk Mini dengan menggunakan mesin dongfeng. Didapati juga sebanyak 27 orang yang bekerja mengoperasikan 9 unit TI Rajuk Mini tersebut.

“Setelah kita temukan aktivitas illegal tersebut, maka kita langsung melakukan penyetopan dan pengusiran dari IUP PT Timah Tbk,” tegas Robertus.

Sementara itu, untuk memberikan sanksi, Tim Divpam PT Timah Tbk, hanya memberikan Surat Pernyataan kepada para pemilik TI Rajuk Mini.

Dalam surat pernyataan tersebut, terdata identitas mereka, difoto seluruh badan, selanjutnya para penambang atau pemilik TI ini diminta tidak mengulangi perbuatan mereka lagi di WIUP PT Timah dimanapun.
(BN11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *