oleh

Terlilit Utang, Istri Ahmad Dani Hampir Menjual Organ Ginjal Miliknya

Jawa Timur, BNBABEL.COM — Seorang perempuan bernama Farhiyatun Naini (37) berencana menjual organ ginjal miliknya agar dapat membayar utang dan menghidupi keluarganya.

Farhiyatun yang hidup bersama suaminya Ahmad Dani (46) serta tiga anak di sebuah rumah berukuran 6×4 meter di Kelurahan Ditotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menawarkan ginjalnya seharga Rp500 juta melalui grup WhatsApp.

Sebelum memutuskan untuk menjual ginjalnya itu, Fahriyatun sempat menjual mesin cuci miliknya.

Namun dikarenankan uang hasil menjual mesin cuci tersebut belum cukup untuk melunasi utang dan mencukupi kebutuhan keluarganya, ia pun akhirnya berpikir untuk menjual organ penting tubuh tersebut.

Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, M. ML, yang mendengar kabar ironis itu sontak kaget dan kemudian mengunjungi rumah Fahriyatun.

Dalam kunjungannya itu, bupati memberi bantuan modal usaha dan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada Farhiyatun.

“Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan bantuan modal usaha serta bantuan sosial PKH untuk Ibu Farhiyatun Naini,” ujar Thoriqul, Kamis (25/03).

Pihaknya juga dikatakan akan segera berkomunikasi dengan bank untuk relaksasi pembayaran Kredit Usaha Rakyat (KUR) guna membantu Farhiyatun.

Tak hanya itu, Kapolres serta Dandim 0821 Lumajang yang hadir bersama Thoriqul juga turut memberikan bantuan uang tunai kepada Farhiyatun agar bisa meringankan bebannya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati, Kapolres dan Dandim Lumajang yang telah memberikan bantuan kepada saya. Saya mengurungkan niat untuk menjual ginjal yang sebelumnya saya tawarkan Rp 500 juta di grup WhatsApp,” ujar Farhiyatun terharu.

Adanya bantuan dari pihak-pihak tersebut kemudian mengurungkan niat Farhiyatun untuk menjual ginjal miliknya. Meski pun diketahui sampai saat ini belum ada pihak yang tertarik dengan tawaran ginjal ibu dari tiga anak tersebut.

Jurnalis: JAM/IndoZone

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *