Temui Bupati dan Pimpinan DPRD Bangka, 300 Anggota BPD Sampaikan Beberapa Keluhan

by admin
2 minutes read

BANGKA, BNBABEL COM – Untuk menjalin dan mempererat silaturahmi, sebanyak 300 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se Kabupaten Bangka menggelar pertemuan dengan Bupati Bangka, Mulkan SH MH dan Pimpinan DPRD Bangka di Ruang Sidang Paripurna, Senin (21/11/2022).

Bupati Bangka, Mulkan. SH. MH dalam kesempatan tersebut mengatakan sangat menyambut baik dengan dilakukannya kegiatan itu. Menurutnya ajang silahturahmi itu merupakan sejarah bagi dirinya, karena selama ini belum pernah terjadi, BPD melakukan audensi dengan DPRD maupun pemerintah.Mulkan menegaskan pertemuan itu menjadi hal yang baik, dimana seluruh pihak dapat sama-sama memberi pelayanan yang terbaik untuk warga masyarakat.

“Mereka mohon dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Bangka agar di setiap kegiatan-kegiatan di desa BPD agar dilibatkan. Tapi sejak saya memimpin Bangka, selalu kita libatkan. Kita tidak tahu kalau desa tidak pernah melibatkan,” tutur Mulkan.

Bupati Bangka juga mengingatkan, apabila terjadi konflik di internal mereka atau dengan kepala desa, dirinya akan ambil tindakan.

“Kita tidak akan main-main dan bisa ambil tindakan tegas apabila anggota BPD membuat kericuhan di desa, akan saya cabut SK. pelantikan. Sebab Bupati yang melantik anggota BPD,” tegas Mulkan.

Untuk itu orang nomor satu di Bangka ini, berpesan anggota BPD bisa menjaga keharmonisan di desa. Apabila ada ide, ia meminta agar membuat program bersama sama. Kemudian ditingkat desa itu ada mekanisme yang dilakukan, tentu musyawarah dilakukan dari tingkat dusun sampai tingkat desa.

“Saya himbau buat program yang menyentuh masyarakat. Jangan sampai program yang dibuat, mubazir tidak tepat sasaran. Untuk itu buat program secara matang, agar tepat sasaran,” jelas Mulkan.

Sementara Ketua Persatuan Anggota BPD Seluruh Indonesia (PABPDSI) wilayah Kabupaten Bangka, Susantri menjelaskan silahturahmi ini, memang gagasan darinya dan sekaligus meminta izin untuk menggunakan ruang rapat paripurna. Dia berharap agar hasil yang dapatkan dari pertemuan tersebut dapat diketahui oleh masyarakat.

“Pada intinya anggota BPD ingin kenal dengan anggota dan pimpinan di DPRD dan sebaliknya mungkin anggota dan pimpinan DPRD juga belum kenal dengan anggota BPD, makanya kita bersilahturahmi,

“BPD sebenarnya bukan menuntut, tapi berharap agar anggota, dan pimpinan DPRD Bangka mendukung keberadaan BPD. Kalau bupati sangat mendukung dengan BPD dan kerja BPD dinilai sangat baik. Yang kita khawatirkan, Bupati menyetujui dengan program BPD, tapi kalau DPRD tidak tahu, terus gimana,” ujarnya.

Ditambahkan Susantri, apa yang pihaknya ajukan pun ada aturannya seperti kesejahteraan anggota BPD, BPJS dan tunjangan yang lain. Ia katakan alasan permintaan itu diajukan karena BPD dipilih oleh masyarakat dengan demokratis dan pencalonannya sesuai dengan aturan yang jelas.

“Makanya ketika ada hal-hal yang tidak jelas di desa, kami ingin tahu. Seperti ada hal-hal tertutup di desa dan di kecamatan, dan BPD tidak pernah dilibatkan. Seperti reses DPRD, tolong kami BPD diundang. Kemudian kegiatan lain di desa, libatkan kita,” pungkasnya.(Ibnu)

related posts

Leave a Comment