oleh

“Tari Tigel” Desa Rajik Masuk Verifikasi Warisan Budaya Tak Benda Nasional

BANGKA SELATAN, BNBABEL.COM -Tim dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Siset dan Tekhnologi melakukan verifikasi Warisan Budaya Tak Benda Nasional yang dimiliki Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang berada di Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (23/06/2021).

Tim verifikasi ini menggali berbagai informasi dari berbagai sumber tentang Tari Tigel yang merupakan sebuah tarian lama yang sudah menjadi seni tradisi yang turun temurun dilestarikan di Desa Rajik sebagai tari yang dikenal berbau mistis.

Dari informasi yang digali dari pengiat budaya di Desa Rajik Sumardoni, Tari Tigel diambil dari bahasa sekak yang artinya segala hal yang bersifat negatif dan tari ini mengandung unsur mistis diprosesnya.

“Tari Tigel ini sendiri diambil dari bahasa sekak yang artinya penipu, pemabuk, dan segala hal yang bersifat negatif, keyakinan orang-orang terdahulu bahwa orang yang pernah singgah atau belajar dari sekak pasti memiliki sihir dan kekuatan ghaib, oleh sebab itu tari ini mengandung unsur mistis diprosesnya dan menurutnya tari ini juga atas kebiasaan para lanon atau perompak dulu yang melakukan pesta dan hiburan pada saat tertentu,” jelas Sumardoni.

Menurut Kepala Bidang Kebudayaaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Sopian Tari Tigel ini patut untuk diajukan sebagai warisan budaya tak benda nasional di Kabupaten Bangka Selatan sebab ini adalah hal yang unik.

Hal senada juga diungkapkan Tim Verifikasi dari Kementrian Kemendikbud Ristek yang terdiri dari Aryudi Saputra, Shakti A Putra, dan Ari budhianto yang juga selaku Dosen Universitas Brawijaya Malang yang ikut dalam tim ini namun untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional tim verifikasi akan melakukan sidang khusus di Kemendikbud Ristek setelah berbagai persyaratan lengkap.

“Tari tigel ini layak untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional lantaran usia dan pelestarianya hingga sekarang masih terpelihara, kemudian untuk bisa ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda untuk Tari Tigel tim akan melakukan sidang khusus di Kemendikbud Ristek setelah berbagai persyaratan lengkap untuk ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda,” ujar dari salah satu tim verifikasi.

Selanjutnya Tim Verifikasi dari Kemendikbud Ristek, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan hari ini juga menelusuri Warisan Budaya Tak Benda Nasional di Desa Serdang Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan yang juga telah turun temurun dilestarikan yaitu tradisi Kawin Masal.

Menemui para tokoh adat di Desa Serdang, banyak informasi yang menarik di peroleh tim verifikasi, diantaranya berbagai ritual adat yang dari dulu hingga sekarang yang masih tetap terpelihara dan membuat tradisi ini patut untuk dapat ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda di Kabupaten Bangka Selatan. (rz)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *