oleh

Tambang Illegal Marak di Perairan Toboali, Tim Divpam Stop 60 TI Tungau

BANGKASELATAN, BNBABEL.CM — Setelah fokus melakukan giat penertiban di kawasan perairan Kabupaten Bangka, kini Tim Divisi Pengamanan (Divpam) PT Timah Tbk mulai menyasar perairan Kabupaten Bangka Selatan.
Bermodalkan laporan dari masyarakat, Tim Divpam PT Timah Tbk, pada Rabu (17/11/2021) sekitar pukul 15.00 WIB – 17.00 WIB, melaksanakan patroli dan penertiban tambang inkonvensional (TI) Tungau.

Puluhan TI Tungau ini sedang melakukan aktivita di Laut Tanjung Batu, Kampung Nelayan, Kampung Suka Damai dan Kampung Payak Ubi Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan.

“Kita mendapatkan informasi dari masyarakta, bahwa di lokasi-lokasi di peraiaran Bangka Selatan mulai ada lagi aktivitas TI di IUP PT Timah Tbk. Kita minta anggota kita cek ke lokasi, ternyata benar ada aktivitas TI,” ujar GM PT Timah Tbk, Robertus Bambang Susilo.

Setelah meyakini bahwa informasi tersebut benar, akhirnya Robertus, menurunkan Tim Divpam menyasar lokasi-lokasi yang diketahui sedang ada aktivitas TI. Ternyata benar, setelah disisir, maka ditemukan sekitar 60 unit TI Tungau beroperasi di wilayah laut Tanjung Batu.

Setibanya Tim Patroli di lokasi tersebut, para penambang TI Tungau langsung diperintahkan menghentikan aktifitas penambangan dan menarik ponton ke pinggir pantai. Sedangkan untuk PIP ilegal, TI Selam dan TI Rajuk tidak ada satupun yang beroperasi.

“Sejauh ini kita masih upayakan persuasif kepada masyarakat yang melakukan aktvitas menambang illegal di IUP PT Timah. Kita ingin masyarakat mengetahui bahwa secara hukum ada aturan yang mengatur hal ini. Namun, jika memang persuasif kita tidak diindahkan, tentu kita akan berupaya menyelesaikan setip pelanggaran melalui jalur hukum,” ungkap Robertur.

Robertus mengucapkan terimakasih kepada Tim Divpam PT Timah dan BKO Pamvit Polda Kepulauan Bangka Belitung, yang telah bekerja keras melakukan patroli dan penertiban. (BN11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *