oleh

Suharto Optimistis Bangka Belitung Lolos ke Final Kejurnas Menembak Virtual

Pangkalpinang – Pelatih menembak sekaligus Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suharto, optimistis Babel akan lolos ke putaran final kejuaraan nasional (kejurnas) menembak Jateng Online Shooting Series yang dilaksanakan secara virtual, di Lapangan Tembak Indoor GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Bangka Belitung, Minggu (21/02/2021).

Sejumlah penembak andalan yang diharapkan mendulang skor tinggi antara lain Tria Marlina, Desti, Aulia dan Cicil yang sudah menyandang kelas nasional. Harapan yang sama ditujukan kepada penembak yunior, Salwa.

Tiga diantaranya yakni Tria Marlina mencatat skor 589, Salwa 585 dan Aulia 581.

Menurut Suharto, mereka berpeluang masuk nominasi berdasarkan skor yang diraih.

“Kalau melihat skor, anak-anak ada peluang masuk nominasi. Saya optimis karena skor 589 itu cukup tinggi, ini juga bisa masuk final,” ungkapnya yang dihubungi Minggu (21/02/2021) malam.

Mantan atlet PON ini mengatakan, hingga saat ini kejuaraan secara virtual masih berlangsung. Setiap hasil tembakan peserta akan dikirimkan kepada juri. Sehingga pihaknya masih harus menunggu hasilnya.

“Ini sedang berlangsung. Iya, hasil tembakan dikirimkan jadi lama nunggunya. Bisa dua hari. Karena diikuti beberapa negara dan jumlahnya 650 atlit,” tambahnya.

Dikatakan, sebanyak 14 penembak Babel mengikuti kejuaraan nasional menembak Jateng Online Shooting Series (JOSS). Sebanyak 650 penembak turun di ajang ini, termasuk peserta dari luar negeri seperti India, Mesir, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Pihaknya menurunkan penembak yang dipersiapkan berlaga di PON XX Papua dan Popnas seperti di kelas air rifle match dan air pistol. Diantaranya dua atlet putra dan seorang penembak putri andalan Babel.

Suharto juga mengungkapkan bahwa meski pernah meraih prestasi lumayan, atlet-atlet binaannya masih harus berjuang keras pada PON XX yang akan diselenggarakan di Papua penghujung 2021 ini. Selain faktor belum adanya lapangan tembak yang memadai sebagai tempat latihan, ia juga mengaku pembinaan terhadap atlet penembak Babel masih kekurangan secara finansial.

Ia berharap Perbakin Babel segera memiliki lapangan tembak yang refresentatif dan mendapat dukungan dana yang cukup.

“Apalagi kita sudah memiliki banyak penembak di Babel. Sekarang hampir setiap kabupaten dan kota punya atlet menembak,” ujarnya. (Ismail Muridan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *