oleh

Situasi Myanmar Mencekam, KBRI Yangon Tetapkan Siaga II

JAKARTA, BNBABEL.COM— Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberi peringatan khusus kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini sedang berada di Myanmar, di tengah ketegangan aksi penentangan kudeta milter pimpinan Min Aung Hlaing oleh kelompok pendukung Auung Suu Kyi.

Mengingat perkembangan situasi terakhir yang semakin tidak kondusif, dan sesuai rencana kontijensi, saat ini KBRI Yangon telah menetapkan status siaga II terhadap WNI di sana.

“KBRI menghimbau agar WNI tetap tenang dan berdiam diri di kediaman masing-masing, menghindari bepergian, termasuk ke tempat kerja jika tidak ada keperluan sangat mendesak,” tulis pernyataan pers Kemlu, Jumat (05/03).

Sedangkan bagi WNI beserta keluarganya yang tidak memiliki keperluan penting, Kemlu berharap agar dapat mempertimbangkan untuk segera kembali ke Indonesia dengan menggunakan penerbangan komersial yang saat ini masih tersedia.

Sementara bagi WNI yang hendak berpergian ke Myanmar, pihak Kemlu juga meminta untuk mempertimbangkannya kembali dikarenakan situasi konflik yang semakin eskalatif hingga saat ini.

Namun meski pun Kemlu dan KBRI Yangon telah menetapkan status siaga II, dan menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi di Myanmar, pihaknya mengatakan belum mendesak dan perlu melakukan evakuasi WNI dari negara tersebut untuk saat ini.

Diketahui sejak aksi kudeta yang dilakukan oleh junta militer Myanmar terhadap pemerintahan sipil pada 1 Februari lalu, sudah lebih dari 50 orang tewas dalam demonstrasi berdarah yang diprotes banyak negara. Terakhir pada Rabu (03/03), tercatat sebanyak 38 orang tewas disebabkan aksi kekerasan aparat yang terjadi di seluruh kota di Myanmar. (JAM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *