oleh

Sesosok Mayat Dengan Lengan Terpisah Ditemukan Mengapung di Kolong Bekas Tambang Desa Pelaben

BELINYU, BNBABEL.COM– (30/5) Sesosok mayat dalam kondisi tidak utuh, ditemukan dalam kondisi telah membusuk dan mengapung di kolong bekas tambang, Desa Pelaben, Kelurahan Romodong Indah, Kecamatan Belinyu, Bangka, Bangka Belitung ( Babel).

Mayat tersebut pertama kali di temukan oleh Alihi ( 34), pekerja TI kurang lebih 200 meter dari lokasi TI Sebu miliknya.

Menemukan mayat tersebut, Saksi Alihi memberitahukan kepada rekan – rekan nya sesama penambang di sekitar TKP yang kemudian melaporkan
Penemuan mayat tersebut ke Polsek Belinyu.

Kapolsek Belinyu, Kompol Naufal Nanusa Gegoh, SH. SIK membenarkan penemuan mayat tersebut.

” Awalnya saksi pertama saudara alihi, pekerja TI Sebu yang kurang lebih 200 meter dari TKP berjalan kearah TKP untuk mencari lokasi tambang baru, dan melihat benda mengapung di permukaan air. karena penasaran saksi mendekat dan mendapati benda tersebut merupakan mayat manusia. kemudian saksi memberitahukan kepada temannya di lokasi tambang timah sekitar. Alihi bersama 2 rekannya kembali mencari diseputaran TKP dan menemukan pergelang├án tangan mayat tersebut setelah itu 2 rekan saksi menunggu di TKP, sementara saksi alihi melaporkan kejadian tersebut ke pihak RT dan melanjutkan ke Polsek Belinyu” Jelas Kapolsek Belinyu.

Dikatakan Kapolsek Belinyu bahwa, Unit Reskrim yang mendapati laporan tersebug langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara ( TKP) dan memasang garis polisi. Tidak berapa lama, Tim Identifikasi Reskrim Bangka ikut mendatangi TKP.

Dari penulusuran yang dilakukan petugas diketahui mayat tersebut adalah inisial SI ( 42) alias Gendon, Pekerja Tambang & warga sekitar TKP.

Diketahui berdasarkan keterangan keluarga korban dan RT tempat tinggalnya, bahwa SI memang sudah tidak terlihat keluarga dan warga ” saya terakhir bertemu sejak tanggal 18 Mei, pada saat itu ada saudara Akong beralamat di parit 5 memberitahukan kakaknya berada dirumahnya dalam keadaan gemetar, selanjutnya saya menuju rumah akong menemui kakak saya ” Ujar Lukman adik Korban.

Dikatakan pihak keluarga dan RT, bahwa belakangan SI kerap bertingkah aneh. Selain itu keseharian nya SI kerap kali mengkonsumsi minuman keras jenis ” saya melihat gendon dalam keadaan tidak wajar dengan tubuh gemetar dan berbicara tidak karuan ketika kerumah saya, kemudian dirinya menelpon adiknya. Setelah itu saya ke kebun dan kembali bertemu gendon berada di simpang lelap pisang sedang duduk sambil bermain genangan air” Jelas Akong teman SI.

Belum di ketahui pasti penyebab kematian SI, Pihak petugas tidak dapat melakukan autopsi karena kondisi mayat yang tidak utuh dan pihak keluarga yang telah mengikhlaskan kematian korban.

Dari hasil Identifikasi Petugas, tidak ditemukan tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *