oleh

Semangat SMK Negeri 2 Sambut Hari Pertama Bersekolah Bagi Kelas XII

BNBabel, Sungailiat – Pelaksanaan hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)
tatap muka bagi kelas XII di lingkungan SMK Negeri 2, Sungailiat, Kab. Bangka, terpantau lancar dan kondusif.

Saat juru warta media ini menyambangi sekolahan, pada Senin (15/02) pagi, terlihat di depan pintu gerbang sekolah telah bersiaga tim Satgas Covid-19 dari RPB (Relawan Peduli Bangsa) dan Satgas Covid SMK N 2 Sungailiat yang sedang sibuk mengecek suhu tubuh siswa-siswi sebelum memasuki ruangan kelas masing-masing untuk memulai hari pertamanya belajar secara tatap muka setelah berbulan panjang dilakukan via daring.

Tika, seorang personil RPB yang sedang bertugas melakukan monitoring protokol kesehatan terlihat begitu cermat mengamati siswa-siswi yang sedang antri pengecekan suhu tubuh. Tentunya dengan urutan barisan yang tetap mengedepankan pola social distancing.

“Pagi tadi mereka sudah masuk siswanya. Masuk ke gerbang terus dicek suhu tubuhnya. Diminta untuk menggunakan masker. Setelah itu mereka diminta untuk cuci tangan kemudian baru masuk ke area sekolah,” tutur relawan berparas cantik ini.

Disamping itu, Ia pun tak lupa memberi arahan agar para murid tetap mengenakan masker sebagai upaya pertama mencegah penularan virus Covid-19. Bahkan pihak sekolah pun telah menyiapkan masker sendiri, lanjut Tika.

Lain Tika, lain pula sosok Sopian yang bertugas sebagai tenaga keamanan dan satgas Covid SMK N 2 Sungailiat, ia pun sigap membantu kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di hari pertama ini.
Dengan sigap Sopian mengecek satu persatu suhu tubuh para siswa serta mengarahkan para siswa menggunakan masker serta mencuci tangan terlebih dahulu sebelum memasuki area sekolah sebagai bentuk kepatuhan menjalankan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran Satgas Covid-19 Kab. Bangka, saat melakukan peninjauan kelayakan sekolah pada pekan lalu.

“Jadi tugas kami sebagai tenaga keamanan dan Satgas Covid-19 di internal sekolah, di hari pertama KBM Tatap Muka bagi siswa kelas XII ini harus masuk lebih awal dari siswa. Ketika ada siswa yang masuk, kita di pintu gerbang mengecek suhu tubuh, habis itu cuci tangan, dan ambil masker bagi siswa yang belum mendapat masker,” terangnya.

Sopian menuturkan kalau dirinya sangat bersyukur dapat menjalankan kembali kewajibannya yang sehari-hari bertugas mengawasi ketertiban keamanan sekolah.

Sebelumnya kabar burung tak sedap pun sempat menyentil dirinya lantaran dituduh kerap memangkiri tugas. Padahal menurut pengakuan Sopian, selama masa pandemi berlangsung, tugasnya sebagai security memang dialih-fungsikan oleh pihak sekolah ke sektor lain agar bisa selalu produktif, selain itu juga kita menggunakan jadwal untuk hadir di sekolah per 1 minggu sesuai dengan jadwal yang audah di buat oleh kepala TU SMK N 2 Sungailiat.

Di akhir sesi wawancara, tak luput Sopian mengucapkan terima kasih kepada para pihak yang terlibat dalam kegiatan hari ini, terkhususkan personil RPB yang sedari kemarin sudah bertugas melakukan desinfeksi ruangan-ruangan kelas di SMK Negeri 2.

Selain Tika maupun Sopian, rasanya agak kurang pas jika tidak mengulik pendapat dari kalangan murid SMK itu sendiri. Sebab, dikarenakan mereka lah para guru dan tenaga relawan rela turun bahu-membahu untuk menyukseskan kegiatan hari ini.

Sembari lalu-lalang di seputar sekolah, juru warta media ini pun berkesempatan mewawancarai seorang siswi. Namanya Fatma Yulia. Ia kini duduk di kelas XII jurusan Nautica.

Ketika ditanya bagaimana perasaannya bisa bersekolah lagi, ia begitu luwes mengejawantahkan rasa senangnya lantaran bisa bertemu kembali dengan para guru, dan teman-teman sekelasnya setelah sekian lama tidak pernah bercengkrama sapa.

“Iya, senang, senang banget. Karena belajar online itu susah. Sinyalnya kadang gak mendukung,” ucap Fatma dengan sumringah.

Satu rasa dengan Sopian dan Fatma, rasa syukur pun tak luput juga diucap oleh Arief Amirudin, S.Pd yang menjabat Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

Ia mengatakan setelah sebelas bulan anak-anak didiknya belajar via daring, baru kali ini bisa mengadakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara bertatap muka.

“Untuk persiapan uji Kompetensi dan ujian praktek, yang digambarkan [oleh] pusat mulai April nanti uji kompetensinya. Karena anak-anak sudah sebelas bulan belajar daring, untuk persiapan praktek, kita berusaha masuk satu bulan ini,” terangnya sambil memonitor aktivitas sekolah.

Mewakili pihak SMK Negeri 2, Arief menghaturkan rasa terima kasihnya kepada Bapak Bupati Kab. Bangka, Mulkan, selaku ketua Satgas Covid-19 Kab. Bangka; Kepala BPBD Kab. Bangka, bapak Nursi; dan Jubir Satuan Tugas Covid 19 Kabupaten Bangka bapak Boy Yandra serta segenap jajaran Tim Satgas Covid-19 lainnya, karena telah berpartisipasi dan memberi izin pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang ia anggap sangat penting meningkatkan produktivitas dan efektivitas pembelajaran untuk siswa-siswi kelas XII, sebagai modal kesiapan mengikuti ujian kompetensi dan praktek yang akan diselenggarakan pertengahan Maret mendatang. (JAM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *