oleh

Ribuan Siswa SMP dan SMA di Bangka Sudah Lakukan Vaksinasi

BANGKA, BNBABEL.COM – Juru bicara tim gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten bangka, Boy Yandra menuturkan adanya pasien yang dinyatakan setelah menjalani perawatan dokter sebanyak 105 orang, kasus paparan baru ada 82 orang dan meninggal dunia 3 orang.

Ketiga pasien yang meninggal dunia tersebut yakni yang pertama dengan inisial LDT usia 62 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Kudai.
Yang kedua dengan inisial A usia 58 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Nelayan 2. Dan yang ketiga berinisial W usia 69 tahun jenis kelamin laki-laki warga gunung pelawan.

Hingga hari ini data yang ada di satgas covid-19 kabupaten bangka mencatat adanya warga bangka yang telah terkonfirmasi covid-19 sebanyak 9.316 orang, yang telah dinyatakan sembuh ada 8.244 orang dan meninggal dunia totalnya 328 orang.

Sedangkan masih terdapat kasus aktif berjumlah 746 orang yang berada di ruang isolasi, ICU, isolasi terpadu dan karantina.

“Dari yang positif Covid-19 hari ini terdapat satu balita dengan inisial MKA usia 3 tahun jenis kelamin laki-laki ber alamat di mendo barat, jadi total keseluruhan balita yang terkonfirmasi positif covid-19 di kabupaten bangka ada sebanyak 348 orang dan bayi ada 38 orang,” jelasnya, rabu (8/9/2021).

Pemerintah kabupaten bangka dalam rangka untuk memutuskan mata rantai penyebaran wabah virus corona telah melaksanakan pemeriksaan PCR sebanyak 16.355 tes. Sementara itu, pelaksanaan vaksin dilakukan di SMP Negeri 1 Pemali dari 164 sasaran dengan swab antigen semuanya dinyatakan negatif.

Jadi sudah ada 500 siswa SMP Negeri 1 Pemali yang sudah dilakukan vaksinasi dan masih ada 38 siswa yang belum bisa melakukan vaksinasi disebabkan kondisi yang belum layak. Maka sudah 92.94 % siswa SMP Negeri 1 Pemali sudah dilakukan vaksin jenis Sinovac.

Boy Yandra menerangkan untuk sasaran siswa SMP se kabupaten bangka yang akan dilakukan vaksinasi ada sebanyak 14.473 yang baru mendapatkan vaksin sejumlah 6.020 siswa atau sebesar 41.59 %.

Sedangkan untuk siswa SMA dengan sasaran 9.023 siswa, baru terlaksana 4.284 siswa atau sebesar 47.84 persen.

Pihaknya berharap, mudah-mudahan untuk vaksinasi siswa SD, SMA dan SMA dapat dengan segera melakukan vaksin, sehingga kegiatan belajar tatap muka bisa terlaksana dan berjalan dengan baik.

“Kami menginginkan agar masyarakat untuk selalu menjaga SOP covid-19 dengan baik, jika sudah dinyatakan positif agar bersedia untuk dilakukan isoter, apabila anda mengalami kontak dengan pasien yang positif sebaiknya melakukan pemeriksaan rapid antigen,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *