oleh

Raperda APBD-P 2021 Disahkan, Gubernur Terima Masukan Legislatif

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) mengesahkan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2021, pada rapat paripurna yang dilaksanakan di ruang paripurna DPRD Bangka Beitung, jum’at (17/9/21).

Foto : Dok Babelprov.go.id

Ketok palu pengesahan yang dilakukan Ketua DPRD Bangka Belitung Herman Suhadi, setelah pada kesempatan dengar pandangan, seluruh Fraksi menyatakan menerima dan menyetujui raperda yang mulai dibahas pada agustus lalu.

“Atas hasil ini, DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyetujui dengan berbagai saran, catatan, dan masukan. Kami meminta kepada eksekutif untuk segera memproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi.

Saat dengar pandangan, seluruh fraksi seperti Fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, Fraksi Golkar, dan Fraksi PDI-P juga memberikan berbagai masukan atau saran kepada gubernur bangka belitung Erzaldi Rosman, yang hadir pada paripurna tersebut. Saran yang diberikan berkenaan dengan perekonomian, kesehatan, hingga persoalan pertambangan.

Gubernur Erzaldi mengungkapkan akan menerima segala masukan yang diberikan fraksi untuk memaksimalkan anggaran yang ada, dan bergerak cepat dalam merealisasikan dan mengimplimentasikan anggaran di seluruh sektor. Ia juga mengajak legislatif untuk terus bersinergi agar pelaksanaan kegiatan oleh pihaknya dapat berjalan efektif.

“Berkenaan soal vaksin, terus terang saja kita berlomba-lomba untuk mendapatkan jumlah vaksin yang banyak. Tetapi, kita juga kan harus mengerti keterbatasan vaksin ini dari pusat, tapi kita terus berupaya. Hasil dari vaksin kita juga bahkan di atas rata-rata nasional. Ini yang menggembirakan kita, dan kasus Covid-19 di Bangka Belitung pun mulai melandai,” ujarnya menanggapi pandangan fraksi.

Gubernur juga menjawab pandangan perihal kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Belitung. Upaya terus dilakukan pemerintah dalam menanggulangi permasalahan tersebut, salah satunya dengan menambah pasokan bahan bakar di SPBU. Pasokan BBM ditegas gubernur yang akrab disapa bang ER ini, sudah dilakukan penambahan oleh pertamina.

“Hari ini saya dapat kabar mulai ada penambahan. Jadi, dari kemarin sudah mulai ada kebijakan penambahan untuk disuplai ke SPBU. Kita tidak bisa suplai ke luar SPBU karena aturannya begitu. Tambahan premium ada penambahan 101 %, pertalite 117 %, pertamax 337 %, dan gasoline 118 %,” katanya.

“Semoga apa yang sudah disampaikan kawan-kawan di DPRD menjadi catatan penting bagi kami pemerintah provinsi kepulauan Bangka Belitung ke depan, agar menjadi provinsi yang lebih baik lagi. Insya Allah, bersama kita bisa, kita harus kuat, kompak, dan sinergi dengan tujuan yang sama, menyelaraskan, dan membangun negeri kita ini menjadi lebih baik dan kuat,” pungkasnya.(BN02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *