oleh

Putuskan Rantai Penyebaran Covid-19, Pemkab Bangka Lakukan PCR Sebanyak 15.868 tes

BANGKA, BNBABEL.COM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra merilis adanya pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 117 orang, untuk kasus paparan baru 77 orang dan meninggal dunia ada 2 orang.

Kedua pasien yang meninggal dunia tersebut yaitu inisial SS usia 68 tahun jenis kelamin perempuan alamat Gunung Pelawan dan yang kedua inisial AHS usia 69 tahun jenis kelamin laki-laki warga Kenanga.

Hingga hari ini jumlah keseluruhan warga Kabupaten Bangka yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 ada sejumlah 8.829 orang, yang sudah sembuh setelah menjalani perawatan dokter 7.867 orang dan yang meninggal dunia 314 orang. Sedangkan masih terdapat kasus aktif 648 orang.

“Jadi tingkat kesembuhan pasien sampai dengan hari ini berada di angka 92.66 persen. Dari 77 yang positif Covid-19 hari ini ada 4 balita, yaitu AKD usia 1 tahun jenis kelamin laki-laki warga Parit Pekir, AZ usia 3 tahun jenis kelamin perempuan alamat Desa Air Ruai, KN usia 4 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Desa Karya Makmur dan keempat MGD usia 2 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Desa Pemali,” jelasnya, Selasa (31/8/2021).

Ia katakan jumlah balita yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai diangka 335 orang dan bayi ada 38 orang. Dar 314 orang yang meninggal dunia terbanyak berasal dari Kecamatan Sungailiat ada 104 orang, Kecamatan Belinyu 103 orang, Kecamatan Riau Silip 28 orang, Kecamatan Pemali 27 orang, Kecamatan Mendo Barat 20 orang, Kecamatan Merawang 18 orang, Kecamatan Bakam 7 orang dan Kecamatan Puding Besar 7 orang.

“Kami telah melaksanakan pemeriksaan PCR sebanyak 15.868 tes. Untuk pelaksanaan vaksinasi di sekolah hari ini dilaksanakan di tiga SMA diantaranya SMA Negeri 1 Sungailiat ada 409 orang yang hasilnya 8 orang reaktif, SMA Negeri 2 Pemali ada 526 orang dan hasilnya 8 orang reaktif kemudian di SMA Setia Budi ada 345 orang dan hasilnya 4 orang reaktif. Maka dari 20 orang yang hasilnya reaktif untuk pelaksanaan vaksin ditunda sampai dengan di hari kelima,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan dengan masuknya Kabupaten Bangka di PPKM level 4, maka pihaknya melakukan penyekatan di beberapa ruas jalan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan Covid-19.

“Mudah mudahan penyekatan jalan ini dapat menurunkan angka kasus penularan virus corona, saya berharap isoter dapat dilakukan dengan baik dan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar,” tandas Boy Yandra.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *