back to top
25.5 C
Pangkalpinang
BerandaBangka BelitungPT Timah Tbk Raih Penghargaan Tamasya Award 2023 dari Kementerian ESDM

PT Timah Tbk Raih Penghargaan Tamasya Award 2023 dari Kementerian ESDM

JAKARTA, BN BABEL.

PT Timah Tbk meraih Penghargaan Kinerja Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dalam kategori Monitoring dan Evaluasi Program. Ini melibatkan Multipihak pada Tamasya Award 2023. Penghargaan ini d iterima Kepala Divisi CSR PT Timah Tbk, Rahmat Taufik, di Hotel Bidakara Jakarta pada Jumat malam.

PT Timah Tbk mendapatkan apresiasi dari Kementerian ESDM atas komitmennya dalam melaksanakan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sekitar wilayah tambang. Penghargaan ini mencakup Monitoring dan Evaluasi Program dengan Melibatkan Multi pihak, periode penilaian 2022.

Komitmen PPM Award dan Dukungan Kementerian ESDM

Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menyatakan dukungannya terhadap badan usaha pertambangan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PPM. Pihaknya menekankan pentingnya PPM dalam sektor pendidikan, kesehatan, pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, dan infrastruktur.

“Kami mendorong badan usaha pertambangan untuk mengoptimalkan pelaksanaan PPM, ujar Arifian. Dirinya menilai saat ini terdapat berbagai tantangan yang mempengaruhi kinerja dunia pertambangan,” ujar Arifin.

Arifin berharap agar program PPM yang telah d irealisasikan dan komitmen badan usaha pertambangan dapat terus berlanjut dan d iperkuat untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.

“Semoga dengan adanya Tamasya Award 2023 ini dapat terus menunjukkan komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan,” tambahnya.

Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara, Bambang Suswantono, mengapresiasi badan usaha pertambangan yang meraih penghargaan. Dia berharap perusahaan berprestasi dapat menjadi contoh positif dan memotivasi industri pertambangan.

“Badan Usaha Pertambangan yang berprestasi dapat memberikan gambaran positif kegiatan pertambangan bagi masyarakat melalui program PPM,” ujar Bambang.

PT Timah Tbk: Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan

Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk, Abdullah Umar, menegaskan bahwa PT Timah Tbk secara berkelanjutan melaksanakan program PPM sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang. Perusahaan ini terlibat dalam sejumlah program, termasuk Coral Garden, pengembangan masyarakat adat Mapur, dan ekonomi kreatif.

“PT Timah Tbk adalah bagian dari masyarakat, tumbuh dan berkembang bersama masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Sehingga PT Timah Tbk secara konsisten melakukan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan potensi yang d imiliki masyarakat,” ucap Abdullah.

Bambang Suswantono menekankan bahwa perencanaan dan pelaksanaan PPM memerlukan keterlibatan seluruh stakeholder, termasuk Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, badan usaha, akademisi, dan masyarakat. PPM melibatkan program-program di bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil, kemandirian ekonomi, serta aspek sosial dan budaya.

“Kami berharap bahwa upaya bersama dalam melahirkan kemandirian dan transformasi ekonomi masyarakat sekitar tambang dapat terus d iakselerasi,” tambahnya.

Menteri Arifin Tasrif juga mengingatkan akan perlunya kesiapan pasca tambang di tengah fluktuasi harga komoditas tambang dan cadangan yang semakin tipis. Pemerintah telah mengatur PPM dalam regulasi turunan dari UU No. 3 Tahun 2020.(*)

latest articles

explore more

Arsip berita

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini