oleh

Perjuangan Guru Ngaji Ini, Jadi Inspirasi Berdirinya Pondok Tahfidz Pengkalen Batu

BERSAHAJANEWSBABEL.COM, PAYUNG — Perjuangan dan dedikasi Ustadz Guntur menginspirasi Pascasarjana IAIN Syaikh Andurraman Siddik (SAS) Bangka Belitung berkolaborasi dengan Darul Mahabbah, Perkumpulan Mutholaah Islamiyah Melintang dan Ahmadi Sofyan Center, untuk mendirikan sebuah Yayasan Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu.

Tanda keseriusan membangun Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu ini telah dimulai dengan kegiatan Wisuda Tahfidz Juz 30 sebanyak empat orang santri dari 18 santri yang ada di Pondok Belajar Pengkalen Batu, Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (25/11/2020).

Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel Dr H Iskandar MHum dalam sambutan acara wisuda santri menyampaikan bahwa pendampingan dalam pendirian Yayasan Pondok Belajar Tahfidz merupakan pengabdian bagi para dosen di IAIN SAS Babel.

“Kami mendedikasikan apa yang telah diperjuangkan oleh Ustadz Guntur dalam bentuk yayasan. Nantinya anak-anak bisa belajar tidak hanya yang ada sekarang, tapi semua anak-anak, nanti polanya dengan PETUAH (pesantren Sabtu Ahad), pegi hari Sabtu, pulang hari Ahad,” ungkap Iskandar.

Kedepan, kata Iskandar, pihaknya akan mendampingi pola Petuah tersebut. Selain itu akan dilakukan kajian-kajian secara rutin di Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu.

“Insya Allah kami akan lakukan secara maksimal dalam mendampingi warga di Pengkalen Batu ini. Kalau pengurus yayasan silahkan orang Pengkalen Batu semua, kami hanya mendampingi saja,” papar Iskandar.

Dalam kegiatan wisuda ini, dihadiri langsung oleh Buya Hendi Kurniah, Pimpinan Darul Mahabbah.
Dalam tausiyahnya Buya Hendi Kurniah menyampaikan perjuangan seorang Ust Guntur yang sungguh luar biasa dengan fasilitas yang seadanya berada di wilayah jauh dari keramaian, diawali naik perahu hingga kini bisa diakses dengan roda empat.

Walaupun masih kurang baik, namun jalan menuju Pengkalen Batu sudah bisa dilalui kendaraan bermotor.

“Siapa saja yang hari ini berkhidmat untuk membumikan Al Quran disini, akan Allah berikan cahaya di kehidupan akherat. Mari kita bersama berkhidmat untuk memelihara AlQuran dengan mendukung apa yang akan dilakukan setelah wisuda ini,” pesan Buya Hendi.

Lebih lanjut Buya Hendi menyampaikan bagi dermawan yang mau berinfaq dapat menghubungi langsung Pengurus Yayasan Pondok Belajar Tahfidz Pengkalen Batu.

“Bisa dibayarkan Rp 500 ribu yang dibayarkan selama 2 tahun, silahkan hubung pengurus,” katanya.

Kegiatan wisuda ini diakhiri dengan lelang infaq yang komando Ust Hendi, Dr Iskandar MHum, Ahmadi Sofyan, untuk mengawali pembangunan yayasan tersebut.

Dalam waktu hanya 15 menit terkumpul dana sebesar Rp. 35.775.000.

Sementara biaya pendirian Yayasan ini langung ditanggung oleh satu orang jika sudah siap pengurusnya.

Kegiatan diakhiri penandatanganan Kesepakatan Bersama yaitu Direktur Pascasarjana, Darul Mahabbah, Perkumpulan Mutholaah Islamiyah, Ahmadi Sofyan Center, Kades Ranggung dan Dewan Masjid Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *