oleh

Penyelam TI Apung Nelayan 2 Tewas Tenggelam

Korban Sempat Melambaikan Tangan Meminta Pertolongan

Sungailiat, BNBABEL.COM— ( 06/03) Seorang Penyelam TI apung berinisial GW ( 19) warga nelayan 2 meninggal dunia setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Medika Stania, Sungailiat.

Kronologis kejadian diungkap Kasat Polair Polres Bangka AKP. Yanto seizin Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan S.IK, dalam keterangannya AKP. Yanto membenarkan kejadian na’ as yang terjadi pada ( 5/4) sekira pukul 12.00 siang di perairan laut nelayan II Sungailiat bangka kurang lebih 2 mil dari bibir pantai.

Saksi yang ada di lokasi yakni Agus Suharmanto (33), Misdar (29), dan Sudirman (45) warga Nelayan II Sungailiat yang merupakan teman kerja korban.

” Pada hari senin tanggal 05 April 2021 sekira pukul 07.00 wib TI perahu jenis selam KM.cabe rawit GT.5 milik Agus Suharmanto berikut 4 ABK kapal berangkat seperti biasanya untuk mencari timah di wilayah perairan laut Nelayan II”

“Jarak tempuh kurang lebih 2 mil dari bibir pantai dan pada sekira pukul 08.30 Wib setibanya di lokasi kerja langsung bekerja seperti biasa melakukan aktifitas penyelaman untuk mencari timah, kemudian sekira pukul 11.30 WIB mereka istirahat”

Diungkap lebih lanjut korban GW pada saat istirahat mengetahui tali jangkar TI apung mereka tersangkut dengan tali jangkar TI Apung disebelahnya kemudian berinisiatif melepas tali jangkar.

“Kemudian dengan inisiatif sendiri korban mengambil kaca mata selam untuk terjun ke air dengan maksud memperbaiki/ melepaskan tali jangkar yg tersangkut tersebut.,” Imbuh Kasat.

Kemudian korban terjun sedalam lebih 5 meter dari perahu, tiba – tiba korban muncul ke permukaan dengan posisi panik mengisyaratkan minta pertolongan kepada teman – temannya.

“lalu misdar dan Agus Suharmanto langsung terjun untuk menyelamatkan korban ke air,korban dalam keadaan pinsan/lemas lalu korban di naikan dan di bawa ke darat sambil di berikan pertolongan,.” Ujar Akp Yanto.

Dalam keadaan lemas setelah mendapat pertolongan, kemudian Korban langsung di bawa ke rumah sakit medika stania. Namun sayang nyawa korban tidak tertolong.

“Setelah menunggu ternyata korban sudah tidak bernyawa/ meninggal dunia.,” Ujar Akp Yanto.

Sekira pukul 14.00 WIB korban di serahkan kepada pihak keluarganya di Lingkungan Nelayan II Sungailiat dan pada pukul 17.00 korban di makamkan oleh pihak keluarga.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *