oleh

Pelarian Buronan Terduga Teroris Berakhir, AS Dibekuk Ketika Hendak Lari Ke Desa Selan

PANGKAlPINANG, BNBABEL.COM – Terduga teroris jaringan Jama’ah Ansharut Daulah (JAD) berinisial AS (44) yang kabur dari Polda Bangka Belitung pada Kamis, (1/7) lalu. Akhirnya kini berhasil ditangkap kembali oleh Tim Gabungan ( Timgab) Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti teror Polri.

Penangkapan kembali AS ini disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bangka Belitung, Kombes Maladi kepada wartawan (6/7).

“Tersangka teroris yang melarikan diri berhasil ditangkap kembali oleh Densus 88 AT,” ujar Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Maladi kepada wartawan, Selasa (6/7).

Selain AS, Densus 88 turut mengamankan 2 orang tersangka lain karena telah membantu pelarian AS. Polisi mengindikasikan kedua orang ini pun tidak tertutup kemungkinan terpapar JAD.

“Iya , sekaligus ditangkap 2 orang yang ikut menyembunyikannya. Dibawa ke Polda Bangka Belitung,” tutur Maladi.

Penangkapan kembali AS Berawal dari pembentukan tim gabungan untuk pencarian TSK dari Tim Densus 88 AT Mabes Polri , Satgaswil Densus Kepulauan Bangka Belitung, Dit Res Krimum, Dit Intelkam Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk melakukan penyekatan gerakan AS di Desa Kace, KecamatanMendo Barat Kabupaten Bangka.

Pada awal pencarian, Tim gabungan melakukan penggalangan terhadap warga sekitar dan mendapatkan informasi tersangka Jaringan JAD ini akan melarikan melarikan diri ke Desa Sungai Selan dengan bantuan 2 orang terdekat tersangka.

Tersangka AS telah di fasilitasi uang, HP, Pakaian dan makanan serta disiapkan kendaraan untuk melarikan diri oleh kedua orang ini.

Pada Senin (05/7) sekitar Pukul 21.00 WIB, AS berhasil diringkus kembali beserta 2 orang lainnya dan di amanakan di Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Tersangka buronan terorisme AS (44) berhasil ditangkap di Rumah Kontrakan inisal AG beralamat di Jl. Desa Kace Tengah Kecamatan Mendo Barat, Bangka.

Sedangkan SH (41th) diamankan Oleh TIM di Desa Kace Tengah, Kecamatan Mendo RT. 01 Dusun II Barat, Bangka.

Inisal AP, laki – laki (23) yang merupakan adik kandung tersangka AS, dibekuk Tim gabungan di rumahnya yang beralamat di JI. Mentok Kelurahan Asam, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkal Pinang.

Dikabarkan pada waktu awal pemberitaan penangkapan pertama Terduga teroris AS sebelum melarikan diri, AS awalnya ditangkap oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, setelah dua orang rekan terduga terorisnya yakni DS dan SY, tertangkap lebih dulu di Jakarta.

AS kabur setelah diinterogasi hingga Pukul 02.30 WIB, Kamis (1/7) oleh penyidik dan rencananya pemeriksaan akan dilanjutkan di pagi harinya. Kemudian AS yang hendak di interogasi dan dijaga oleh 4 anggota Satgaswil dengan kondisi kaki menggunakan rantai, dan tangan diborgol sekitar Pukul 03.30 WIB, secara mengagetkan tidak lagi ada di tempat dan hanya meninggalkan borgol & rantai yang sudah lepas di lantai.

Berdasarkan rekaman CCTV ruangan, AS melarikan dengan melompati jendela dan lari melewati hutan kecil di belakang Mako Polda Bangka Belitung.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *