oleh

Pelaksanaan Swab di Bangka Telah Melebihi Target WHO

SUNGAILIAT, BNBABEL.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra SKM MPH menyampaikan adanya upaya secara masif untuk memutuskan mata rantai penyebaran penularan virus corona.

“Yang mana dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka selalu melaksanakan pemeriksaan swab, rapid antigen dan antibodi di seluruh kecamatan. Jumlah swab yang telah dilakukan sudah sebanyak 7.713 dosis atau 24.17 per seribu penduduk, dan itu sudah melebihi dari target WHO sebesar 1 per seribu penduduk,” jelasnya, Rabu (24/3/2021).

Menurutnya, hal itu sudah jauh sangat jauh yang telah ditetapkan oleh world health organization. Sedangkan untuk pelaksanaan rapid antigen sebanyak 10.967 test dan rapid antibodi 35.652 test.

“Dengan upaya maksimal yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka melalui pihak-pihak terkait itu diharapkan dapat mempercepat memutuskan mata rantai penyebaran wabah penularan virus corona. Saya menginginkan kepada masyarakat untuk tidak lengah untuk tetap taat melaksanakan protokol kesehatan,” harap Boy Yandra.

Sementara itu upaya yang dilakukan oleh Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka ialah terus melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sekitar titik-titik yang dianggap terpapar virus corona dengan radius 100 meter. Selain itu juga menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan penegakan disiplin protokol kesehatan.

Saat ini Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Depati Bahrin Sungailiat telah menyiapkan ruangan bertekanan negatif bagi pasien Covid-19 sebanyak 5 ruang, yang mana satu kamar diperuntukkan untuk 1 orang positif dengan HD. Ia menjelaskan bagi pasien yang HD akan ditempatkan diruang khusus.

“Per tanggal 23 kemarin untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 Sinovak bagi kelompok lansia dosis pertama sudah sebanyak 1.711 dari 2.120, untuk tenaga kesehatan dosis pertama 3.140 dan dosis kedua 3.020, kemudian untuk pelayanan publik dosis pertama 1.598 orang dan dosis yang kedua 1.371 sasaran,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *