oleh

Owner PT. Bersahaja : Mineral Ikutan Yang Ada di Babel Harus Dijaga Pemanfaatannya

BANGKA, BNBABEL.COM – Kunjungan yang dilakukan oleh Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi bersama dengan kementerian lainnya ke PT. Berkat Sahabat Jaya (Bersahaja) yang bergerak di bidang pengolahan mineral ikutan, Kamis (8/4/2021). Dalam kunjungan tersebut pihak pemerintah pusat juga didampingi oleh Gubernur Bangka Belitung, Wakil Gubernur Bangka Belitung, Kajati Bangka Belitung, Kapolda, Danlanal Bangka dan Kapolres Bangka.

Arbi Leo selaku Owner dari PT. Bersahaja sangat mengapresiasi kunjungan tersebut dan berharap momentum itu dapat dijadikan suatu energi positif bagi Provinsi Bangka Belitung. Tak hanya itu, perhatian khusus ini untuk mencegah terjadinya penjualan mineral ikutan yang tidak sesuai dengan aturan yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, potensi mineral ikutan yang ada di Bangka Belitung merupakan aset yang harus dijaga pemanfaatannya. Menurutnya, mineral ikutan yang ada di Bangka Belitung sangat banyak yang mana harus bisa dimanfaatkan untuk membangun daerah.

“Apalagi mineral ikutan seperti monazite yang harganya cukup tinggi, ini harus bisa dimanfaatkan secara maksimal. Yang saat ini logam tanah jarang banyak dicari dan dibutuhkan oleh dunia. Dimana sangat dibutuhkan oleh sektor industri pertahanan, otomotif, elektronik, kesehatan dan yang lainnya,” ujarnya.

Menurut Arbi Leo, logam tanah jarang diperlukan untuk kemajuan teknologi di negara-negara maju seperti di Eropa. Karena itu, dia mengajak untuk dapat menjaga kekayaan itu.

“Saya dari awal memulai usaha ini selalu mengikuti aturan yang ada, semakin regulasi pengelolaan mineral ikutan ini disempurnakan kami semakin menyambut baik. Pengolahan pasir zirkon yang disini dari pemurnian juga menghasilkan mineral ikutan seperti elminite, timah dan monazite,” terangnya.

Ia berharap bagaimana manfaat dan fungsi aturan mineral ikutan ini dapat dikemukakan lebih luas lagi ke masyarakat umum, jadi masyarakat mengerti apa saja fungsi, manfaat dan regulasinya. Menurutnya, yang perlu dipahami oleh masyarakat bahwa pengelolaan zirkon tidak melanggar hukum selama dikelola sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Dengan kedatangan dari pemerintah pusat dan daerah ke pabrik kami ini, menjadi kesempatan bagi saya untuk memperlihatkan cara pengelolaan zirkon. Dan untuk mineral ikutannya seperti timah dan monazite masih tetap ada,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *