oleh

Orang Tua Tidak Lakukan Vaksin, Anak Dilarang Ikut Belajar Tatap Muka

BANGKA, BNBABEL.COM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyebutkan bahwa hari ini tidak penambahan kasus paparan baru. Pihaknya terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tetap selalu taat melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar di kehidupan sehari-hari.

Meskipun saat ini Kabupaten Bangka sudah 2 hari masuk dalam zona hijau, tetapi dirinya meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan virus baru jenis omicorn yang saat ini sudah masuk ke Indonesia. Dengan harapan agar anggot keluarga dan masyarakat lainnya tidak tertular dengan varian baru.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksin dengan jumlah sasaran 255.161 dosis, pada tahap pelaksanaan dosis pertama sudah terealisasi 165.998 orang atau 65.06 persen dan tahap kedua terealisasi 137.212 orang atau 53.77 persen.

“Sampai dengan saat ini beberapa kebijakan telah diambil oleh Pemkab Bangka bersama Forkompinda yang mana salah satunya yaitu bagi penerima bantuan sosial baik PKH maupun bantuan lainnya tidak akan diberikan apabila si penerima belum melaksanakan vaksin. Hal ini seperti yang diberlakukan bagi PNS, apabila belum melakukan vaksin maka akan ditunda pembayaran TPP sedangkan bagi tenaga honor tidak akan diperpanjangnya kontraknya,” tegas Boy Yandra, Jum’at (17/12/2021).

Menurut Jubir Satgas Covid-19 Bangka, kebijkaan tersebut diambil bertujuan untuk kebaikan bersama. Pasalnya apabila masyarakat Bangka sudah banyak yang melakukan vaksin maka herd immunity dapat segera dicapai.

“Sesuai pengamatan kami, semakin banyak yang divaksin maka kasus penularan semakin rendah. Kita juga akan menerapkan untuk guru dan murid yang belum divaksin untuk menunda proses belajar tatap muka. Dan bagi orang tua yang belum divaksin maka anaknya juga harus ditunda untuk mengikuti proses belajar tatap muka,” tuturnya.

“Keputusan ini diambil setelah dilakukan zoom meeting dengan provinsi dan kabupaten kota, semoga masyarakat dapat memahami aturan-aturan ini dengan baik. Semoga Bangka dapat mencapai vaksinasi sebesar 70 persen di akhir tahun ini,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *