oleh

Mencari Timah Saat Adzan Subuh, Warga Beltim Tewas Disambar Buaya Sungai Upang

BELTIM, BNABABEL.COM — Seorang warga yang berprofesi sebagai pelimbang timah di Belitung Timur ( Beltim) bernama Edy Pradesa (42) Tewas diterkam buaya, Minggu (13/6) sekitar pukul 05.30 WIB.

Edy diterkam buaya saat ingin melakukan aktifitasnya mencari timah di sekitaran Bendungan Pice, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.

Istri korban mengatakan bahwa Edy berpamitan mencari timah saat adzan subuh.Istrinya sempat melarang Edy untuk mencari timah di Sungai lenggang lantaran banyak buayanya. Namun, Edy tetap melanjutkan niatnya.

Kapolsek Gantung Iptu Wawan Suryadinata menyebutkan sudah sering mengimbau kepada pelimbang agar tidak beraktivitas di sungai.

“Tak hanya mengimbau, kami juga sudah sering menertibkannya,” ungkap Iptu Wawan.

Tim SAR
gabungan pun turun untuk mencari jasad korban,warga dan tim pencari pun sempat melihat jasad Edy di bawa buaya di permukaan air.

“Sempat buaya timbul di permukaan membawa jasad korban,dan meminta doa kepada masyarakat supaya bisa cepat ditemukan,” kata Kapolsek.

Sekitar pukul 13.40 WIB tangis keluarga Edy mengiringi evakuasi pengangkatan jasad Edy tidak jauh dari jembatan sungai Lenggang oleh Tim SAR Gabungan.

Komandan POS SAR Basarnas Belitung, Rahmatullah Hasyim menjelaskan proses evakuasi kali ini cukup dramatis.Karena buaya tersebut terkesan bermain-bermain membawa jasad korban di permukaan sungai.

“Kendala proses evakuasi kali ini lebih ke-buayanya nya yang hilang timbul sehingga tim SAR harus ekstra hati-hati dalam upaya penyelamatan korban,” Kata ketua Tim Pos SAR.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *