oleh

Melalui RUPS Tahunan PT. Inalum, Menteri BUMN Angkat Doni Monardo Sebagai Komisaris Utama

JAKARTA, BNBABEL.COM — ( 14/6) Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) Erick Tohir mengangkat Doni Monrdo menjadi Komisaris Utama PT. Indonesia Asahan Aluminium( Inalum). Pengangkatan tersebut diputuskan melalui Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS) tahunan Inalum yang digelar pada Kamis (10/6)

Letnan Jenderal TNI (Purn) Doni Monardo diangkat Sebagai Dirut Utama PT. Inalim menggantikan Komisaris Utama Inalum sebelumya yakni Agus Tjahajana.

Erick menjelaskan peran Purnawirawan Doni Monardo sangatlah dibutuhkan karena Inalum mengelola aset vital negara di bidang pertambangan yang memiliki rencana besar di bidang kinerja dan aksi korporasi, dengan mementingkan keharmonisan lintas stakeholder. Yang tak kalah penting, Doni monardo diharapkan mampu dalam pemberdayaan perlindungan lingkungan hidup secara berkelanjutan oleh kerja PT. Inalum.

“Peran Pak Doni sangat penting. Terlebih, pengalaman, kemampuan, jaringan, dan prestasi beliau tidak diragukan lagi.Sepak terjangnya dari Aceh hingga Papua, dari pemulihan daerah aliran sungai Citarum, penghijauan di Sulawesi Selatan hingga terakhir dalam memitigasi pandemi Covid-19,” ujar Erick dikutip dari keterangan resminya, Jumat (11/6) E

Erick menilai kepedulian dan kiprah Doni di bidang pemulihan lingkungan hidup menjadikannya figur yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara upaya pemberdayaan dan menjaga keberlanjutan lingkungan yang dilakukan Inalum serta anak-anak perusahaannya.

Adapun, Inalum atau MIND ID adalah holding BUMN industri pertambangan dengan anggota PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Timah Tbk. (TINS) dan saham minoritas di PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Diketahui sebelumnya bahwa Doni Manardo terakhir menjabat sebagai Kepala BNPB/Ketua Satgas Penanganan COVID-19. Pada Maret 2021.

Doni Monardo adalah salah satu mantan pejabat tinggi Negara yang diangkat sebagai Komisaris Utama BUMN setelah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mantan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, yang diangkat sebagai Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) pada akhir Mei lalu.

Erick menjelaskan bahwa keberagaman sosok pemimpin dari berbagai latar belakang keahlian, dan pengalaman dibutuhkan BUMN untuk bisa bertransformasi menjadi perusahaan profesional berkelas dunia.

“Semua komisaris, direksi dan jajaran manajemen di BUMN, terlepas apa pun latar belakangnya, akan menjalani sesi orientasi saat baru bergabung, pelatihan lanjutan selama menjabat, dan juga pelatihan tingkat advance bagi para top talents di BUMN Learning and Management Institute [BLMI],” terang Erick.

Penulis : IR.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *