oleh

Lima Hari Lagi Grandfinal Putri Pariwisata Indonesia 2021, Dita Mohon Doa Warga Babel

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM — Lima hari lagi Dita Zulaika akan berjuang mengharumkan nama Bangka Belitung, di ajang pemilihan Putri Pariwisata Indonesia (PPI) 2021.

Tentu, doa dan dukungan diharapkan oleh Putri Pariwisata Bangka Belitung 2021 ini kepada seluruh masyarakat Negeri Serumpun Sebalai.

Tepatnya, Grandfinal Putri Pariwisata Indonesia tahun 2021 ini akan digelar tanggal 27 September 2021.

Hanya saja, tahun ini Grandfinal Putri Pariwisata Indonesia (PPI) digelar secara virtual, live di Eljohn TV, yang dimulai pada pukul 19.00 wib.
“Mohon doanya kepada seperadik se Bangka Belitung. Semoga saya diberikan kelancaran dalam mengikuti Grandfinal PPI 2021 ini ya. Semua ini saya persembahkan untuk negeri tercinta, Bangka Belitung,” ujar Dita, begitu gadis berambut panjang terurai ini akrab disapa, kepada BNBabel.com, rabu (22/9/2021).

Dikatakan Dita, seharusnya memang Grandfinal PPI 2021 akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Namun, karena kondisi pandemi yang masih melanda negeri ini, maka atas kebijaksanaan Yayasan Eljohn Indonesia, Grandfinal PPI 2021 digelar secara virtual.

Tentu saja, meski digelar secara virtual, tidak akan mengurangi kemeriahan dan khidmadnya acara tahunan tersebut.
Lalu bagaimana dengan persiapan Dita menghadapi Grandfinal PPI 2021 ini? Diakui pemeran dari Film Mawang asal Bangka ini, persiapan sudah dilakukan sejak jauh hari.
“Proses yang luar biasa panjang, dari pertama Dita mencoba ikut audisi terbuka di Jakarta untuk Bangka Belitung, hingga akhirnya Dita terpilih menjadi perwakilan Bangka Belitung.
Satu bulan ini Dita bersama tim langsung mempersiapkan bekal yang akan dibawa ke nasional nanti,” tukas gadis berusia 23 tahun ini.

Untuk melengkapi persiapan Dita melenggang di Grandfinal PPI 2021, Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga Bangka Belitung ikut membantu Dita.

Beragam materi tentang pariwisata yang ada di Bangka Belitung disiapkan sebagai tambahan wawasan Dita.
Selain itu, kata Dita, pihaknya banyak dibantu dan didukung sejumlah sponsor yang membantu sarana ataupun fasilitas yang dibutuhkan Dita dan Tim.

Banyak sekali yang harus disiapkan oleh buah hati pasangan ayah Sofian Johar dan ibu Karmila ini, mulai dari mempersiapkan diri dan mental, juga persiapan perlengkapan yang lainnya seperti gown, talent, video profile, video tourism dan national costume. Semua persiapan dan perlengkapan Dita ini merupakan karya anak Bangka Belitung.
“Dan puncaknya Tanggal 27 September 2021 ini, yang merupakan malam puncak. Jadi Dita harus mempersiapkan diri dan mental untuk sesi tanya jawab nanti, jika Dita masuk ke Top 10 besar ,” ucap anak bungsu dari empat bersaudara ini.

Dita merasa bersyukur mendapat banyak dukungan, diantaranya dari Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Pemuda Olahraga, Suharto yang menyiapkan materi terkait destinasi wisata.

Selain itu, istri Gubernur Bangka Belitung, Melati Erzaldi juga memberikan wawasan materi pariwisata dan dukungan publikasi. Katanya, agar Dita bisa lebih tenang dan percaya diri ketika mempresentasikan tentang Bangka Belitung.
Apa saja strategi atau andalan yang disiapkan Dita, agar dalam kontes nanti bisa menarik perhatian juri?
“Yang pasti Dita akan menceritakan keunikan apa saja yang ada di Bangka Belitung.

Kebanyakan orang tahunya Bangka Belitung itu terkenal akan keindahan pantai saja. Maka dari itu strategi yang Dita bawa ke nasional adalah mengangkat sejarah, legenda dan budaya, yang ada di Bangka Belitung ini, yang akan Dita jadikan dalam bentuk video cinematic. Dita juga akan membawakan national costume, sehingga budaya kita bisa dikenal masyarakat luas, dan kita sebagai masyarakat Bangka Belitung bisa tahu dan tidak lupa akan asal kita dari mana,” ujar Mahasiswi Jurusan Public Relation ini.

Untuk menambah penampilan dan performa, Dita selama ini menggeluti bidang entertaiment, diantaranya menjadi presenter, Host TV, main film, dan juga menjadi pembicara dalam beberapa webinar.
Dukungan materi dan ilmu dari bangku kuliah, membuat Dita bisa lebih percaya diri menjadi narahubung antara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Kementerian Pariwisata Indonesia.
“Dita berusaha mempromosikan pariwisata Babel dalam sejumlah kesempatan.

Dita memang sejak 2018 sudah fokus di bidang pariwisata dan mempunyai kegiatan sosial taxi keliling, yang memang fokus untuk mengedukasi masyarakat agar sadar wisata. Sehingga apapun hasilnya nanti, Dita tetap akan fokus melanjutkan kegiatan sosial untuk memajukan pariwisata Bangka Belitung dengan cara Dita sendiri, baik dengan menggunakan atau tidak menggunakan mahkota putri pariwisata nantinya,” ungkap Gadis kelahiran 28 Agustus 1998 ini.

Dijelaskan Dita, berdasarkan penelitian tahun 2016 lalu tercatat kurang lebih 480an pulau di Bangka Belitung yang belum diberi nama. Hal ini membuktikan bahwa banyak sekali objek wisata di Bangka Belitung yang belum diexplore.

Yang terbaru adalah Geopark Belitung, yang mendapat nilai tertingi dari UNESCO. Akhirnya Belitung resmi menjadi anggota UNESCO Global Geopark.

Selain itu, kata Dita, masih banyak potensi wisata di Babel yang bisa menjadi kekuatan pariwisata Bangka Belitung. Contohnya ada Desa Wisata Kreatif Terong Belitung yang masuk menjadi Top 100 Desa Wisata Indonesia.
“Apa yang ada di Bangka Belitung ini membuat kita semua sadar bahwa kita benar-benar tinggal di tanah surga.

JKita sudah diberikan anugerah yang luar biasa oleh Tuhan Yang Maha Esa, sebuah rumah yang semuanya ada didalamnya. Tetapi semua itu percuma kalau kita tidak sadar dan tidak bisa mengelolahnya. Itulah kenapa pentingnya konsep sadar wisata untuk masyarakat Bangka Belitung, karena pariwisata merupakan salah satu investasi terbesar yang kita punya dan harus kita jaga,” jelas Host di salah satu TV ini.

Untuk mewujudkan kejayaan pariwisata Bangka Belitung, Dita mengajak semua stakeholder yang berkaitan pariwisata gencar mensosialisasikan konsep sadar wisata. Masih banyak warga Bangka Belitung yang tidak tahu bahwa Bangka Belitung masuk Top 10 Bali Baru Indonesia, yaitu melalui Tanjung Kelayang Belitung.
“Sangat disayangkan kalau kita tidak fokus di sektor pariwisata.
Alhamdulillah Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan dan Olahraga, Pak Suharto mempunyai visi-misi yang sama dengan Dita, sehingga kedepannya kami bisa bergandengan tangan untuk memajukan sektor pariwisata Bangka Belitung ini,” tukas Dita.

Sebagai wujud kontribusi dalam membangun sektor pariwisata, Dita mengaku mempunyai program TV lokal sendiri yang Ia beri nama Natak Bepantun. Program ini difokuskan untuk mencari UMKM dan pelaku ekonomi kreatif yang belum banyak diketahui masyarakat.

Ditanya peluang menjadi Juara Putri Pariwisata Indonesia 2021, Dita mengaku setiap peserta mempunyai peluang yang sama untuk menang. Apalagi setelah mengikuti rangkaian karantina satu bulan ini, seluruh finalis dari 33 Provinsi memiliki talenta yang luar biasa.
“Yang jelas kami memiliki visi misi yang sama untuk mempromosikan pariwisata di provinsi masing-masing.

Jadi terlepas siapa pun yang terpilih menjadi Putri Pariwisata Indonesia, Dita merasa kami semua sudah mempunyai mental juara dan kami semua pemenang dihati provinsi masing-masing. Yang pasti Dita sangat yakin dan bersyukur masyarakat Bangka Belitung mendukung Dita. Jadi apapun hasilnya nanti, Dita sudah siap dan yakin bahwa rejeki masing-masing sudah diatur Allah SWT,” tukas Gadis yang memiliki motto Everything is Possible Even The Impossible ini. (BN11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *