oleh

Lantunan Ayat Suci Al- Qur’an Dari Balik Jeruji Tahanan Polsek Pemali

PEMALI, BNBABEL.COM– (18/5) Masih dalam suasana hari yang fitri 1442 H ketika BNbabel.com mengunjungi aktifitas personil Kepolisian Sektor ( Polsek) kecamatan Pemali Kabupaten Bangka Memasuki kantor Polsek di halaman tunggu, ada hal yang sangat berbeda, terdengar lantunan Ayat Suci Al- quran ( Orang mengaji – Red) dari dalam suatu ruangan.

Kapolsek Pemali Iptu Joniarto pun menemui wartawan BNBabel.com untuk memberikan informasi aktifitas personil seperti penangan Covid – 19 dan beberapa Pelaksanaan program polri pasca Lebaran Idul Fitri .

Penasaran dengan lantunan Al- quran yang terus terdengar merdu, pihak wartawan menanyakan Ikhwal suara tersebut kepada Iptu Joniarto,SH

Iptu Joniarto pun menjelaskan bahwa suara mengaji tersebut dilakukan oleh para tahanan yang berstatus sementara dari dalam bilik tahanan.

Sembari mengajak wartawan mengecek sumber suara sampai tepat di depan jeruji tahanan. Dikatakan orang nomor 1 di Polsek Pemali tersebut, bahwa meskipun berstatus sebagai pelanggar hukum, pihak kepolisian tetap memberikan hak beribadah kepada tahanan.

‘ meskipun mereka tahanan ,kami tetap melayani hak mereka. Selain itu juga kita arahkan kewajiban ibadah terutama solat 5 waktu. ini sagat berfungsi untuk spiritual diri mereka yang sedang menjalani masa tahanan dari 10 tahanan semua kami berikan hak beribadah yang sama” Jelas Iptu. Joniarto dari depan Jeruji.

” kemaren ( Sewaktu bebas – Red) mereka lupa, disini kita arahkan agar nanti mereka lebih baik, lebih mengingat perintah agama ketika sudah kembali ke keluarga” Ujar Kapolsek.

Wartawan pun di berikan waktu 5 menit dengan dibatasi jeruji besi mewawancara 2 orang tahanan yang saat itu menggunakan peci dan sarung. kedua tahanan tersebut yakni Doni yang ( 30) yang terjerat UU pidana ITE dan Taza ( 30 ) terjerat UU KDRT.

Kepada wartawan, Ke- dua tahanan mengaku berterima kasih atas diberikannya kebebasan beribadah oleh Polsek Pemali. Merekapun menyampaikan harapan dari dalam jeruji.

” iya Alhamdulillah kami diberi kebebasan beribadah, kalau harapan semoga kami dapat hikmah disini kami dapat berubah jadi pribadi yang lebih baik lagi . Disini kami sangat menyesali kesalahan kami ketua diluar sana. Apalagi Ramdhan dan lebaran sudah meninggalkan kami. Hanya hal seperti ini yang dapat kami lakukan semoga Allah memudahkan kami” Ujar Taza.

” Untuk keluarga kami dirumah kami doakan semoga diberi kesehatan dan kesabaran menunggu kami pulang” Harap Doni haru.

Penulis: IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *