oleh

Lampung-Babel Jajaki Konektifitas Transportasi Laut

PANGKALPINANG,BNBABEL.COM -Pemerintah Kabupaten Mesuji, Lampung dan Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjajaki rencana membuka akses transportasi laut.

Dua daerah akan membangun pelabuhan untuk mendorong konektifitas yang berdampak pada berbagai sektor strategis, terutama secara ekonomis.

“Penjajakan awal ini dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dengan melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Bangka Belitung tadi,” ungkap Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Bangka Belitung, Nadirsyah, di kantornya, Selasa (15/06/2021).

Didamping Kasi Pelayaran Rakyat Andi Hendrata dan Kasi Badan Usaha Pelabuhan F Dapot Lumbantoruan, Nadirsyah melanjutkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji menyampaikan keinginan untuk membuka konektifitas ke dua wilayah melalui laut.

“Intinya mereka ingin menghubungkan antara Mesuji Lampung dengan Pulau Bangka, karena banyak sekali komoditi dari Mesuji yang bisa dibawa ke Bangka, seperti beras, sayur mayur, cabai, dan hasil pertanian lainnya,” tambah Nadirsyah.

Sebaliknya, kata dia, Bangka memiliki banyak potensi hasil laut bisa dibawa dan dipasarkan di Lampung melalui Mesuji.

Ia optimistis apabila akses konektifitas laut tersebut akan memiliki efek domino bagi kedua daerah.

Konektifitas, jelas Nadirsyah, dapat diwujudkan salah satunya dengan menggandeng Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP), baik Sadai (Bangka Selatan) maupun Mesuji, serta berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

Selain itu, kata dia, bisa juga dilakukan melalui program tol laut untuk menghubungkan kedua wilayah.

Sebelumnya bahkan pernah ada tol laut melalui angkutan perintis dengan rute Ketapang (Kalimantan Barat), Karimata, Manggar (Belitung), Sadai (Bangka Selatan) dan Mesuji (Lampung) pergi-pulang.

“Tapi sekarang tidak masuk lagi Mesuji, cuma sampai Sadai saja,” terangnya.

Sementara Kasi Pelayaran Rakyat (Pelra) Dishub Bangka Belitung, Andi Hendrata, rencana membuka konektifitas tersebut merupakan wacana Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji untuk membuka trayek pelayaran rakyat ke Pulau Bangka.

“Mereka ingin mengajukan trip kapal, baik kapal Kementerian Perhubungan dan mendorong pihak swasta untuk rute Mesuji-Sadai, terutama pasokan beras dan sapi,” ungkapnya.

Selain melakukan pertemuan audiensi, Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji juga diajak melakukan peninjauan, salah satunya di Pelabuhan Pangkal Balam, Pangkalpinang. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *