oleh

Kurang dari Satu Jam, Damkar Kabupaten Bangka Berhasil Jinakkan Api di Kenanga

Sungailiat, BNBabel.com— Telah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah Lingkungan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka-Belitung, pada Jumat (26/02) siang.

Peristiwa yang terjadi dekat kawasan TPA (Tempat Pembuangan Akhir) itu diketahui oleh regu Damkar Kabupaten Bangka berdasarkan laporan dari pihak kuasa PT. ABI pada pukul 13.24 WIB.

Dua anggota regu Damkar yang sedang tugas piket di kantor langsung menuju tempat kejadian setelah menerima laporan.

Menggunakan dua unit mobil Blanwire, upaya pemadaman api yang melahap sekitar 2 Ha lahan di kawasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka, Syahrial.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka Kusyono Aditama, SH, melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Syahrial, amukan si jago merah akhirnya bisa dijinakkan oleh regu di lapangan pada pukul 14.30 WIB.

“Alhamdulillah. Karhutla yang terjadi di daerah Kenanga hari ini berhasil dipadamkan oleh regu hanya dalam sekitar satu jam, pak. Keberhasilan ini berkat adanya koordinasi dan laporan dari pihak warga setempat yang aktif menghubungi kami, sehingga regu pun dapat segera meluncur ke lapangan,” jelasnya.

Ia pun mengatakan menjelang musim kemarau seperti sekarang, pihaknya selalu siaga penuh melakukan pemantauan di wilayah-wilayah yang menjadi titik api, yang berpotensi menyebabkan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Himbauannya untuk masyarakat sebagai antisipasi karhutla dalam menghadapi musim kemarau agar tidak membuang dan membakar sampah secara sembarangan di kawasan hutan atau lahan. Tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tidak membuang puntung rokok di kawasan hutan atau lahan,” himbaunya.

Karena itu Syahrial berpesan kepada masyarakat di Kabupaten Bangka, khususnya, agar tidak sungkan dan aktif berkoordinasi bila terjadi kebakaran di suatu wilayah dengan segera melaporkannya kepada aparatur desa atau lingkungan, Bhabinkamtibnas atau Babinsa setempat, untuk kemudian ditindak-lanjuti ke pihak Damkar Kabupaten Bangka, sebagai ujud pelayanan masyarakat sesuai moto dari Damkar itu sendiri: “Pantang Pulang Sebelum Padam”. (JAM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *