oleh

Komunitas Pecinta Alam di Babel Rangkul Pendaki Milenial

SUNGAILIAT,BNBABEL.COM- Komunitas Para Pencinta Alam, saat ini terbilang semakin diminati oleh masyarakat, khususnya kaum milenial.

Sejumlah alasan yang muncul dari mereka sendiri, diketahui tidak hanya bertujuan untuk mendaki saja ataupun sekedar menikmati panorama alam, namun para milenial tersebut haus akan tantangan serta pengalaman.

Hal tersebut, juga dirasakan oleh milenial dari Komunitas Jejak Langkah Manja (Jelaja). Jelajah merupakan sebuah wadah komunitas pendaki gunung, pencinta alam dan pecinta petualang baik di gunung maupun di darat.

Komunitas ini merupakan komunitas baru yang dipelopori oleh Aditia, seorang petugas kepolisian bagian humas di Polres Bangka.

“Berdirinya komunitas ini berangkat dari sekumpulan orang yang mencari teman dan keluarga untuk berpetualang. Jadi, kita rasa perlu adanya komunitas, untuk saling berbagi kisah dan pengalaman,” jelasnya, Selasa (24/5/2021).

Adit mengatakan, slogan dari komunitas Jelaja sendiri, yakni “Tak Sedarah tapi Lebih dari Saudara” dengan menjunjung azas kekeluaragaan.

Adapun visi komunitas ini yaitu, menjadi komunitas pecinta alam yang unggul dan berkualitas, berakhlak mulia, berpola pikir luas, dan bertanggung jawab.

“Kita juga menjunjung tinggi nilai-nilai moral demi persatuan dan kesatuan untuk membangun karakteristik komunitas yang mandiri dan berkualitas,” katanya.

Disebutkannya, Jelaja juga mempunyai misi untuk menjalin kerjasama dan mempererat rasa kekeluargaan yang harmonis antar komunitas pecinta alam.

Selain itu, menjadikan komunitas Jelaja dapat membentuk dan membina pribadi anggota menjadi utuh, melalui kegiatan kepencintaan alam.

Dia juga menuturkan, Jelaja ingin menyelenggarakan kegiatan yang mampu mewadahi dari berbagai disiplin ilmu yang dimiliki oleh para anggota, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial kepada masyarakat dan turut serta dalam usaha pelestarian alam dan lingkungan hidup.

“Sudah beberapa kegiatan mendaki, termasuk Gunung Maras, di utara pulau Bangka. Semoga komunitas ini menjadi komunitas yang dapat memberikan sumbangsih untuk alam di Kabupaten Bangka,” tutupnya.

Penulis : IR

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *