oleh

Kejar Swasembada Pangan, Jokowi Kembali Resmikan Waduk di NTT

Sikka, BNBabel — Pemerintahan Joko Widodo terus memacu produktivitas sektor pertanian di berbagai daerah di Indonesia sebagai upaya menguatkan ketahanan pangan nasional di masa mendatang.

Keseriusan itu dibuktikan oleh Jokowi—sapaan akrabnya—melalui rencana pembangunan tujuh waduk atau bendungan di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tiga di antaranya telah selesai dibangun.

Melansir keterangan Jokowi dari halaman Facebook resmi ‘Presiden Joko Widodo’ saat berkunjung ke Kabupaten Sikka, NTT, pada Selasa (23/02) dijelaskan bahwa bendungan-bendungan tersebut nantinya akan difungsikan sebagai sumber irigasi persawahan untuk lahan sekitar yang merupakan daerah produktif penghasil padi.

“Hari ini saya datang untuk meresmikan Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka. Ini bendungan ketiga setelah Bendungan Raknamo di Kupang selesai tahun 2018, dan Bendungan Rotiklot di Belu rampung tahun 2019. Empat bendungan lain sedang dalam proses pembangunan,” ucap orang nomor satu di republik ini.

Dijelaskan oleh Jokowi, Bendungan Napun Gete yang mulai dibangun sejak akhir 2016 lalu, memiliki kapasitas tampung hingga 11,22 juta meter kubik dengan luas genangan mencapai 99,78 hektare.

Bendungan ini nanti akan menjadi sumber pengairan 300 hektare sawah di sekitarnya, termasuk sebagai sumber air baku yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan energi listrik masyarakat setempat.

“Saya berharap bendungan-bendungan yang dibangun di NTT ini dapat memacu produktivitas sektor pertanian dan peternakan NTT, sekaligus mengangkat NTT dari ketertinggalan,” ungkapnya.

Pemerintahan Joko Widodo sendiri melalui Kementerian Pertanian dan didukung oleh Kementerian PUPR telah mencanangkan NTT sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional yang baru, dan berencana membuka 5000 hektare lahan untuk keperluan cetak sawah dan tanam jagung. (JAM)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *