oleh

Kasus Covid-19 di Bangka Mengalami Penurunan, Boy Yandra Himbau Masyarakat Tetap Taati Prokes

BANGKA, BNBABEL.COM – Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra menyampaikan adanya pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 90 orang, kasus paparan baru 17 orang sedangkan meninggal dunia 4 orang.

Keempat orang yang meninggal dunia tersebut, yang pertama yakni berinisial K usia 44 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Kuto Panji meninggal di RSUD Depati Bahrin.

Yang Kedua berinisial BMN usia 55 tahun jenis kelamin perempuan alamat Batu Rusa meninggal di RSUP Soekarno.

Yang ketiga berinisial LPS usia 77 tahun jenis kelamin perempuan alamat Kenanga meninggal dunia di RSUD Depati Bahrin.

Dan yang keempat berinisial M usia 66 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Desa Cit meninggal dunia di RS Medika Stania.

Sampai dengan hari ini jumlah keseluruhan warga Kabupaten Bangka yang telah terkonfirmasi positif Covid-19 ada sebanyak 8.400 orang, yang sudah sembuh setelah menjalani perawatan dokter 7.384 dan yang total yang meninggal dunia 292 orang. Sedangkan kasus aktif hingga hari ini masih ada sejumlah 724 orang.

“Jadi untuk tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka sampai dengan sekarang mencapai diangka 91.38 persen.
Dari 292 orang yang sudah meninggal dunia terbanyak berasal dari Kecamatan Belinyu 99 orang, Kecamatan Sungailiat 96 orang, Kecamatan Riau Silip 26 orang, Kecamatan Pemali 22 orang, Kecamatan Mendo Barat 18 orang, Kecamatan Merawang 17 orang, Kecamatan Bakam 7 orang dan Kecamatan Puding Besar 7 orang,” terang Boy Yandra, Senin (23/8/2021).

Lebih lanjut ia katakan jika pemerintah Kabupaten Bangka telah melaksanakan PCR secara masif sebanyak 15.439 tes. Sesuai dengan surat edaran Bupati Bangka tertanggal 8 Agustus 2021 menyebutkan jika semua warga yang telah dinyatakan positif wajib dilakukan isoter.

Pihaknya berharap kepada seluruh RT, Kepala Lingkungan, Kepala Dusun, Kepala Desa, Lurah dan Camat untuk menyingkapi surat edaran Bupati tersebut dengan baik. Menurutnya, jika isoter dapat diterapkan dengan baik maka dalam kurung waktu 10 hari kedepan kondisi dapat dikendalikan.

“Mohon agar protokol kesehatan Covid-19 tetap dijalankan dengan baik dan apabila terjadi kontak dengan yang positif segeralah lapor ke petugas kesehatan. Selanjutnya, seketika mengalami batuk atau demam segera berobat dan yang terakhir segera lakukan vaksinasi. Semoga Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona aman atau hijau,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *