oleh

Kasat Pol PP Bangka Minta Penambang di Jalan Laut Bongkar Alat Tambang Dalam 2 Hari

SUNGAILIAT, BNBABEL.COM – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bangka, Kusyono Aditama SH menyebutkan terkait dengan aktivitas penambangan yang ada di Jalan Laut Sungailiat, sesuai dengan dengan instruksi Bupati Bangka bahwa para penambang diminta untuk melakukan pembongkaran alat tambang yang ada.

Hal itu disampaikannya setelah melakukan sidak di lokasi tambang bersama dengan Bupati Bangka yang didampingi oleh Wakil Bupati, Sekda Bangka dan dari unsur TNI dan Polri, Senin (15/3/2021).

“Pada intinya bupati telah melakukannya himbauan kepada penambang dengan memberikan waktu sampai dua hari dari sekarang agar di lokasi tersebut sudah tidak ada lagi alat tambang dalam bentuk apapun. Dan kami akan melakukan pantauan lebih lanjut, jika dalam dua hari ke depan masih ada alat itu maka kita akan laporkan ke atasan untuk langkah-langkah selanjutnya,” imbuhnya.

Menurut Kusyono Aditama, dengan adanya kebijakan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bangka maka diharapkan para penambang dapat secara persuasif bisa memahami dan mengikuti aturan yang ada.

“Saya mengharapkan di lokasi tersebut tidak ada lagi aktivitas penambangan, apalagi itu di daerah aliran sungai dan hutan mangrove. Apalagi titik lokasi itu diluar dari KP Timah Tbk,” tegasnya.

Ia tuturkan sesuai dengan apa yang disampaikan oleh perwakilan dari PT. Timah Tbk bahwa hanya ada sekitar 0.7 hektar yang masuk dalam IUP dari perusahaan milik negara tersebut. Kemudian sesuai dengan bagian tata ruang jika kawasan yang diluar dari 0.7 itu tidak boleh diganggu karena sebagai resapan air.

“Kegiatan yang kita lakukan bersama ini adalah langkah awal dari tindakan penertiban. Kami menghimbau kepada para penambang untuk mentaati himbauan yang disampaikan oleh Bupati dan Wabup tadi,” pungkas Kasat Pol PP Bangka.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *