oleh

Kapal Hantu Akhirnya Sandar di Dermaga Polairud Polda Babel, ABK dan Pemilik Masih Diburu

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM – Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) masih terus memburu para ABK dan pemilik kapal tanpa identitas alias kapal hantu, yang berhasil diamankan polisi di perairan hutan bakau Tanjung Jati, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Sabtu (05/06/2021) silam.

Para ABK melarikan diri usai dikejar Dit Polairud Polda Babel, karena diduga membawa muatan barang ilegal.

“Adapun ABK dan penumpang lain sampai saat ini masih dalam proses pencarian. Apa motivasinya, latar belakangnya apa, apa yang dibawa, kenapa begitu ketakutan dikejar oleh patroli kita, masih perlu kita dalami permasalahan ini,” ungkap Kapolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, di sela-sela meninjau kapal hantu yang sandar di dermaga Dit Polairud Polda Babel, Selasa (15/06/2021).

Dikatakannya, proses pencairan sudah dilakukan koordinasi dengan Polda Sumsel dan Polda Lampung serta Mabes Polri. Termasuk pencarian terhadap barang yang dibuang ke laut oleh ABK.

Meski belum mengetahui muatan barang yang dibuang ke laut dari kapal tersebut, Kapolda Anang Hidayat menegaskan proses pencarian tetap dilakukan.

Pihaknya bahkan bekerjasama dengan nelayan untuk menemukan barang-barang yang dibuang oleh ABK kapal hantu ke laut, saat proses pengejaran petugas menggunakan helikopter.

“Demikian juga barang-barang yang dibuang ke laut masih dalam pencarian. Kita bekerjasama dengan para nelayan apabila menjumpai barang-barang tidak dikenal saat melaut agar melapor kepada kepolisian,” pintanya.

Menurutnya, pencairan akan mengalami kendala apabila muatan kapal tersebut merupakan benda yang mudah tenggelam.

“Kalau barang-barang itu tenggelam akan sulit bagi kita untuk menemukannya,” tukasnya.

Anang memastikan Polda Babel akan tetap memproses dugaan tidak pidana ini hingga tuntas. Sementara barang bukti berupa kapal masih dalam kondisi baik meski menabrak hutan bakau dan diamankan dalam posisi sandar di dermaga Dit Polairud Polda Babel.

“Proses terhadap tindak pidana ini tetap dijalankan, kita akan kembangkan lebih lanjut. Sampai betul-betul tuntas,” tegasnya. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *