oleh

Kabid Penegakan Perundangan Daerah : Jual Minol Harus Miliki Ijin

SUNGAILIAT, BNBABEL.COM – Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah, Doddy Fitri Diansah S.STP menghimbau kepada masyarakat agar tidak menjual minuman alkohol secara sembarangan. Ia menegaskan bahwa untuk menjual minol harus memiliki ijin terlebih dahulu.

Selain itu, untuk tempat-tempat yang yang sudah mempunyai ijin penjualan minuman beralkohol juga harus mentaati aturan yang tercantum dalam Perda Kabupaten Bangka. Seandainya melanggar aturan yang ada maka akan dikenakan pencabutan ijinnya.

“Kami dari Satpol-PP akan melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap tempat-tempat penjualan minuman beralkohol. Hal ini diperparah, minol sering dijual kepada anak dibawah umur yang masih berstatus pelajar,” kata Doddy Fitri Diansah, Sabtu (27/2/2021).

Menurutnya, minol merupakan pintu masuk narkoba. Maka dari itu pihaknya terus melakukan pengawasan agar tidak merusak generasi muda. Di satu sisi Satpol-PP masih sering menemukan anak-anak nongkrong dan mengkonsumsi minuman alkohol jenis arak yang kadar alkoholnya sangat tinggi.

“Minuman arak itu otomatis akan merusak kesehatan dan dampak lainnya bisa mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Minum minuman beralkohol dapat menimbulkan efek negatif yang sangat banyak. Ke depan kami akan gencar melakukan patroli dan razia terhadap tempat-tempat yang menjual minol tanpa ijin apabila ada yang kedapatan melanggar aturan maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan Perda nomor 10 tahun 2013 tentang izin tempat penjualan minuman beralkohol, hasil tangkapan minol oleh Satpol-PP Bangka dari tahun 2019-2020 ada sebanyak ratusan minol botol golongan A dan ada juga minol jenis arak yang dimusnahkan sebanyak 3 jerigen.

“Untuk diketahui bahwa Satpol-PP tidak henti-hentinya melakukan pengawasan dan selalu melakukan razia terhadap peredaran minol dibeberapa tempat yang tidak memiliki izin dari Pemkab Bangka seperti yang berada di petak toko Taman Kota (pasar mambo) Sungailiat yang pemanfaatannya sering disalahgunakan, selain itu di toko-toko kelontong juga akan kita lakukan razia. Operasi ini kami lakukan untuk memberikan rasa aman dan memberantas penjualan minol tanpa ijin,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *