oleh

Kabar Pemberlakuan Jam Malam Covid-19 di Pangkalpinang, Mikron: Itu Hoaks!

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM – Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa, membantah beredarnya kabar tentang akan adanya operasi atau pemberlakuan jam malam Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa. (foto: facebook)

“Itu hoaks,” tegas Mikron kepada media ini, Jum’at (09/7/2021).

Hal itu ditegaskannya menanggapi maraknya pesan berantai yang mengabarkan agar warga Kota Pangkalpinang tidak keluar rumah mulai tanggal 7-30 Juli.

Apabila ada keperluan, maka warga diminta segera memenuhinya, maksimal pukul 19.00 Wib, sudah di rumah.

Menurut pesan tersebut, hal itu disebabkan adanya Tim Covid Hunter Lintas Sektor yang akan melakukan penertiban, dengan membawa petugas laboratorium dan ambulans untuk melakukan swab tes di tempat.

Masih menurut pesan tersebut, apabila hal tes dinyatakan reaktif maka yang bersangkutan akan langsung diisolasi di wisma karantina malam itu juga.

Terhadap hal itu, Mikron mengaku sudah menerima dan membaca isi pesan tersebut. Diakuinya, kabar itu sekarang sudah banyak beredar di WAG, termasuk di Jakarta dan Pangkalpinang.

“Memang sekarang pesan berantai itu banyak bermunculan di grup WhatsApp termasuk di Jakarta, yang mengatakan adanya semacam operasi jam malam. Namun hal-hal tersebut belum ada pernyataan resmi dari pemerintah untuk membenarkannya. Terutama untuk Pangkalpinang, itu saya katakan hoaks,” kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Babel ini.

Ia menegaskan, berita-berita tersebut harus lebih dulu dikonfirmasi kepada petugas berwenang atau Satgas Covid-19 tentang kebenarannya.

Begitu juga kepada masyarakat, Mikron minta agar tidak mudah menyebarluaskan berbagai kabar yang belum diketahui kebenarannya. Apalagi sampai dilakukan melalui media sosial yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Sebelum menggerakan jari tangannya utk men-share, agar ditanyakan dulu kepada petugas berwenang. Sehingga pesan ini tidak berantai dan terputus,” imbuhnya.

Ia juga mengajak semua pihak untuk memutus mata rantai berita hoaks dan virus Corona-19, dengan tetap menjaga diri serta kesehatan pribadi maupun lingkungan.

“Mari kita putus mata rantai kedua-duanya dengan tetap menjaga diri dan kesehatan,” ajak Mikron. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *