oleh

Jalankan Misi Dagang Antar Provinsi, Gubernur Jatim Datangi Babel

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM – Seketaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Naziarto, didampingi Asisten II Yunan Helmi, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Babel, dan rombongan menjemput kedatangan Gubernur

Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, di Ruang VIP Bandara Depati Amir Pangkalpinang, (23/5/22).

Tiba di Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Gubernur Khofifah dan rombongan menuju ruang VIP untuk melepas lelah sembari menikmati makanan ringan khas daerah, dan menjalin keakraban satu sama lainnya.

Kunjungan kerja Gubernur Jatim ke Negeri Serumpun Sebalai ini dalam rangka misi dagang antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, dengan Pemprov Babel. Demikian diungkapkan Sekda Babel Naziarto di sela-sela kunjungan.

“Besok pagi Gubernur Jatim bersama para OPD-nya akan menandatangani MoU _(Memorandum of Understanding)_ dengan Pemprov Babel di bidang perdagangan antar provinsi,” ujarnya.

Menurut sekda, kerja sama di bidang perdagangan antar kedua provinsi ini mengemban misi upaya meningkatkan perekonomian, karena semakin luas misi dagang yang terjalin, maka semakin meningkat ekonomi di kedua provinsi tersebut.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, strategi perdagangan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tidak harus dipaksakan dijual ke luar negeri, akan tetapi dapat dilakukan antar provinsi. Apalagi menurutnya, penduduk Indonesia cukup banyak untuk jadi sasaran pemasaran produk UMKM.

Ia berharap misi dagang yang dibangun ini nantinya bisa memperkuat konektivitas, dan mendorong perdagangan di masing-masing provinsi dengan keunggulan dan potensi yang dimiliki, dan menumbuhkan kehadiran buyer dan trader untuk memasarkan potensi daerah masing-masing.

Lebih jauh, Khofifah mengungkapkan misi dagang ini merupakan program Kementerian Perindustrian dan Perdagangan RI, yang dilaksanakan dari pulau ke pulau, dan dan saat ini misi perdagangan sudah terjalin sebanyak 30 provinsi di Indonesia.

“Semua sudah kita lakukan hampir 30 provinsi. Ini program disperindag, program dari pulau ke pulau, dari provinsi ke provinsi,” ujar Khofifah. (Ibnu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.