oleh

Ini Pesan Wabup Bangka Saat Resmikan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Sungailiat

BANGKA, BNBABEL.COM – Resmikan Balai Nikah dan Manasik Haji Kantor Urusan Agama Kecamatan Sungailiat, Wakil Bupati Bangka Syahbudin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang sebesar besar kepada seluruh stakeholder yang telah turut berperan dalam pembangunan gedung tersebut. Perlu diketahui bahwa penyet balai nikah dan manasik haji di KUA merupakan salah satu upaya Kemenag untuk perbaikan layanan publik pada kehidupan beragama.

“Peningkatan kualitas ini bertujuan untuk memberikan pendidikan keagamaan yang lebih baik kepada masyarakat. Saya berharap keberadaan balai nikah ini tidak hanya menjadi tempat untuk melangsungkan pernikahan saja, tetapi harus lebih daripada itu. Balai nikah harus menjadi tempat dilakukannya pendidikan keluarga bagi masyarakat,” ujar Syahbudin, Selasa (26/10/2021).

Ia menambahkan bahwa saat ini Kemenag telah melakukan penyusunan kurikulum mengenai pernikahan dan kehidupan berkeluarga, yang diwujudkan dalam bimbingan perkawinan. Dengan adanya bimbingan tersebut, pemerintah berharap masyarakat memiliki panduan bagaimana memandang pernikahan sebagai sesuatu yang sakral.

“Selama ini kebanyakan dari kita masuk jenjang pernikahan seakan terjun bebas, tak ada yang mendidik secara sistematis dan terstruktur, bagaimana pernikahan itu harus dijalankan. Hal ini menurut saya menjadi munculnya masalah dalam keberlansungan rumah tangga seperti perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga. Padahal keberlangsungan keluarga yang baik akan berdampak pada kehidupannya bernegara yang baik pula,” tegasnya.

Syahbudin menuturkan bahwa peran utama dalam keluarga adalah orangtua, maka pasangan yang ingin menikah maupun yang sudah lama menikah perlu terus belajar untuk menjadi orang tua yang baik. Tidak hanya mengetahui nilai-nilai dalam pernikahan, tetapi juga penting bagaimana orangtua memiliki pengetahuan pentingnya keluarga untuk masyarakat.

“Balai nikah tidak hanya menjadi tempat prosesi ijab kabul saja, balai nikah juga harus menjadi sarana untuk melakukan pendidikan berkeluarga sejak pra nikah hingga bimbingan perkawinan. Peningkatan peran KUA selanjutnya adalah sebagai tempat manasik haji,” paparnya.

Manasik haji jangan hanya diisi dengan bagaimana tata cara ritual manasik, tetapi yang tidak kalah penting ialah subtansi dari haji itu yang harus dikuasai oleh umat.

“Oleh karena itu, manasik haji harus diberdayakan untuk menjelaskan kepada umat esensi dan subtansi haji, tidak hanya berhenti di ritual keagamaan saja. Semoga bangunan ini menjadi amal jariyah untuk semuanya,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *