oleh

Haji Amir Berpulang, Warga KKSS Batu Belubang Berduka

Bangka Tengah – Innalillahi wa inna ilaihi rooji’uun. Haji Amir bin Lahade, tokoh masyarakat Bugis Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (09/02/2021) menghembuskan nafas terakhirnya setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Sungai Selan.

Pria kelahiran Jambi, 10 Juni 1954 meninggal dunia sekitar pukul 14.30 Wib. Almarhum meninggal pada usia 56 tahun, meninggalkan seorang istri, tiga orang putri dan tujuh cucu.

Kepergian almarhum selain meninggalkan duka mendalam yang dirasakan keluarganya, juga rasa kehilangan bagi masyarakat Desa Batu Belubang, terutama warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Salah seorang warga KKSS Desa Batu Belubang, Samsu Alam (46) mengaku kehilangan dengan sosok Haji Amir.

Dalam penilaiannya, semasa hidup almarhum dikenal sebagai pemuka masyarakat yang baik dan mudah bergaul. Tidak memandang suku.

“Almarhum merupakan salah satu tokoh Bugis yang datang awal ke desa ini bersama sejumlah tokoh seperti Pak Umar, Daeng Manassa, Daeng Rafik dan tokoh lainnya,” sebut Haji Acok, sapaan akrabnya.

Hal itu dibenarkan warga KKSS lainnya yang juga anggota BPD Batu Belubang, Alimuddin.

Ia bercerita, almarhum pindah dari Jambi ke Batu Belubang, Bangka sekitar tahun 1979.

“Saat itu almarhum masih pergi-pulang dari Jambi ke Pulau Bangka, baru sekitar tahun 1981 mendirikan rumah dan membangun usaha bagan nelayan di desa ini,” tutur Ketua Kelompok Nelayan Camar Laut ini. (Ismail Muridan)

Sejumlah Pejabat Melayat ke Rumah Duka Mendiang Haji Amir

Bangka Tengah – Tokoh warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalan Baru, Bangka Tengah, H Amir, Selasa (09/02/2021) sekitar pukul 14.30 Wib, menghembuskan nafas terakhirnya.

Sejak Selasa (09/02/2021) sore, para pelayat sudah memenuhi rumah duka di Dusun Pantai Desa Batu Belubang, Bangka Tengah.

Bahkan pada Rabu (10/02/2021) pagi, sejumlah petinggi daerah melayat ke rumah duka. Diantaranya terlihat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah terpilih, Algafry Rahman dan Erfian Rosman, perwakilan BAZNAS Provinsi Babel, Polsek Pangkalan Baru, alim ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

“Bapak Haji Amir merupakan tokoh yang sangat dihormati. Tiada kata yg bisa diungkapkan selain doa dan keikhlasan. Bahwa ajal akan tiba bagi setiap yang bernyawa,” ungkap Algafry ketika memberikan sambutan sebagai penghormatan terakhir.

Wakil Bupati Bateng terpilih Erfian Rosman, mengakui almarhum adalah sosok yang sangat dekat dengan keluarganya. Ia meminta pihak keluarga untuk tabah dan sabar menghadapi cobaan.

Tokoh Literasi Kajian Desa Nusantara (LKDN) Provinsi Babel, Sarjono, mengungkapkan dukacitanya atas kepergian almarhum.

“Almarhum merupakan orang yang baik, beliau selalu mendukung kegiatan masyarakat dan pemerintah,” ucap Sarjono.

Bhabinkamtibmas Polsek Pangkalan Baru, Aipda Nodi menyampaikan belasungkawa. Ia menceritakan banyak kesan baik almarhum semasa hidup, di tengah masyarakat maupun dalam mendukung program kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pangkalan Baru.

“Pak Haji orang baik, masyarakat semua kenal dengan beliau. Selalu support kegiatan kita,” sebutnya.

Ia mencontohkan, salah satu dukungan yang diberikan almarhum ketika ada kegiatan Polsek Pangkalan Baru di Pulau Panjang, Semujur dan Ketawai.

“Pak Haji dengan ikhlas menyediakan perahu untuk memberangkatkan kapolsek dan rombongan ke pulau. Masih banyak kesan baik beliau selama ini,” tutup Aipda Nodi.

Jenazah almarhum disholatkan di Masjid Baiturrohman untuk selanjutnya diberangkatkan dan dikembumikan di TPU Desa Batu Belubang, pada pukul 11.30 Wib. (Ismail Muridan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *