oleh

Gagalkan Peredaran 42,3 Kg Sabu dan 85 Ribu Ekstasi, Operasi Gabungan Bareskrim Mabes Polri dengan Bea Cukai  Berhasil Tangkap 5 Tersangka

Jakarta, BNBABEL.COM— Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri menggagalkan peredaran narkoba sabu seberat 42,337 Kilogram (Kg) dan 85.038 butir ekstasi, dalam operasi gabungan bersama Bea Cukai.

“Kami sampaikan sejak tanggal Februaei sampai hari ini Dit tipid narkoba Bareskrim bersama Ditjen Bea Cukai khususnya Sub Firektorat Narkotika melakukan operasi gabungan diberi sandi Dewa Ruci 2021,” ungkap Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Krisno Halomoan Siregar dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/03).

Krisno menjelaskan dalam pengungkapan pertama di Pelabuhan Gosong Deli, Belawan, Sumatera Utara, petugas berhasil menangkap dua tersangka yakni RW (41) dan MY (38).

“Barang bukti antaranya sabu sebanyak 42.337 Gram dan Ekstasi 40.038 butir dan H5 10 butir,” ujarnya.

Operasi tersebut dilakukan ketika petugas gabungan sedang melakukan patroli di jalur laut Gosong Deli, yang kemudian melihat kapal mencurigakan dan akhirnya melakukan pengejaran hingga dapat dihentikan.

“Membawa muatan empat paket kecil dan dua paket besar berisi pil warna merah muda dan 40 paket kemasan teh China yang diduga narkotika jenis Sabu,” ucap Krisno.

Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 62, Pas 60 ayar (4), Pasal 60 ayat (5) UU Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika, Pasal 114 AYAT (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsidaur Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayar (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Selanjutnya penangkapan kedua dilakukan di Pantai Tanjung Piayu Laut, Kota Batam, Kepri. Dalam operasi ini petugas menangkap tiga orang tersangka yaitu MA (25), MM (25), dan FK (27), dengan barang bukti yang berhasil diamankan ialah 45.000 butir ekstasi.

Saat dilakukan interogasi, tersangka MA mengaku diperintah oleh EM selaku warga Malaysia yang akan diberikan kepada tersangka TN yang merupakan seseorang yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Akibat perbuatannya itu, mereka disangka melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Subsidair Pasal 112 (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Jurnalis: JAM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *