oleh

DPD HNSI Babel dan HNSI Bangka Himbau Nelayan Tidak Ikut Demo Di Kantor PT. Timah Tbk

BANGKA, BNBABEL.COM – Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) DPC Kabupaten Bangka mewakili DPD HNSI Provinsi Bangka Belitung menggelar konferensi pers di Kafe Diamond Sungailiat, Minggu (4/4/2021). Dalam konferensi pers tersebut HNSI Kabupaten Bangka mengimbau kepada seluruh fungsionaris dan anggota di seluruh tingkat cabang yang ada di Bangka Belitung untuk tidak turut serta dalam aksi demonstrasi yang mengatasnamakan nelayan tradisional se Bangka Belitung pada tanggal 4-5 April di Kantor PT. Timah Tbk.

Dalam konferensi pers 6 poin instruksi dan himbauan resmi dari DPD HNSI Provinsi Bangka Belitung terkait aksi demonstrasi. Hal itu dilakukan dengan pertimbangan utama kondusifitas, menghindari konflik dan provokasi terhadap kehidupan nelayan pesisir.

Berikut 6 instruksi dan himbauan kepada seluruh alat kelengkapan organisasi HNSI diseluruh tingkat :

1. Tidak turut serta dalam rencana aksi tersebut,

2. Tetap menjaga kondusifitas kehidupan nelayan pesisir dengan tidak terprovokasi atas kampanye anti tambang yang justru akan memporak porandakan kondisi ekonomi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,

3. Turut serta menghimbau kepada seluruh nelayan di masing-masing ranting dan rukun nelayan untuk menjaga soliditas dan harmonisasi antar sesama nelayan, profesi serta masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai pelaku usaha kelautan lainnya,

4. Keselamatan dan kesehatan nelayan jauh lebih penting untuk dilindungi disaat masa Pandemi Covid-19 dengan cara menghindari kerumunan massa,

5. Menghimbau kepada seluruh DPC HNSI untuk melakukan tindakan yang sama sebagaimana tindakan DPC HNSI Bangka disetujui oleh DPD HNSI Provinsi Bangka Belitung,

6. Mengapresiasi kepada seluruh rekan media yang telah turut serta menyuarakan dan menginformasikan sikap pandangan DPC HNSI Bangka.

Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka, Lukman S.Pd mengatakan bahwa pihaknya selalu membuka ruang untuk setiap nelayan tradisional dalam menyampaikan permasalahan dan keperluan para nelayan.

“Kami selalu membuka ruang dan diri untuk memfasilitasi apabila ada nelayan yang masih merasa ada kekurangan, kebutuhan atau permasalahan yang ada di pesisir. Karena, kita selalu berkomitmen melalui program kerja HNSI untuk mensejahterakan nelayan,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *