oleh

Dishub Babel Terima Kunker Dua DPRD Kabupaten

PANGKALPINANG, BNBABEL.COM – Selama dua hari berturut, dua lembaga legislatif tingkat kabupaten mengunjungi Dinas Perhubungan Provinsi Babel.

Pada Jum’at (16/07/2021), DPRD Kabupaten Bangka Tengah melakukan kunjungan kerja untuk belajar sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum.

Rombongan DPRD Bangka Tengah usai diterima Kabid LLAJ Dishub Babel Erwanto.

Sehari sebelumnya, Kamis (15/07/2021), giliran DPRD Kabupaten Bangka Selatan menggali informasi tentang sistem pola pembibitan pemerintah daerah dan kementerian terhadap seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar).

Kunker DPRD Bateng diterima Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Babel, Erwanto, didampingi Kasi Pemanduan Moda, Pengembangan, dan Pengendalian, Masagus Imron.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Supriyadi beserta Anggota Komisi III.

Kabid LLAJ Dishub Babel Erwanto maupun Kasi Pemanduan Moda, Pengembangan, dan Pengendalian Masagus Imron, memaparkan kewenangan dinas perhubungan dalam manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum, mengacu Permenhub No 85 Tahun 2018.

Mengacu regulasi tersebut maka dishub berhak melakukan inspeksi, audit dan pemantauan sistem manajemen keselamatan perusahaan angkutan umum, khususnya terkait buku KIR serta over dimension over loading (ODOL) kendaraan.

Hal itu bertujuan mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Sebab itu perusahaan angkutan umum wajib mengimplementasikan tata kelola keselamatan secara komprehensif.

Sementara itu, dalam kunker DPRD Kabupaten Bangka Selatan yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Surianto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Babel, Zanuari Anizar, memaparkan proses kerjasama program Pola Pembibitan (Polbit) pemerintah daerah maupun Kementerian Perhubungan.

Dijelaskan Zanuari, program menjadi calon taruna oleh lulusan SLTA Sederajat, dengan mengikuti pendidikan pada perguruan tinggi di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub.

Pemprov Babel melalui dishub, kata Zanuari, telah melakukan kerjasama dengan BPSDMP Kemenhub sejak 2017, dan akan berakhir September 2021.

“Melalui kerjasama pola pembibitan jalur pemda tersebut, menjadikan Bangka Belitung sebagai percontohan, karena dinilai sukses dalam program ini,” kata Zanuari.

Sekretaris Dishub Babel itu menambahkan, berdasarkan Perjanjian Kerjasama Pemprov Babel dengan BPSDMP Kemenhub terdapat 93 kuota. Terdiri dari 20 orang untuk jenjang Diploma IV dan 73 orang untuk Diploma III.

“Dari jumlah tersebut sudah terealisasi sebanyak 42 orang. Sehingga diharapkan, pemda dapat memanfaatkan hal ini,” tutur Zanuari.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Surianto, menyebut setelah mendapatkan penjelasan pihaknya berharap dapat menerapkan pola pembibitan sipencatar di Pemkab Bangka Selatan. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *