oleh

Diikuti 263 Kafilah, MTQH ke-10 Bangka Tengah Dibuka Resmi Bupati Algafry

NAMANG, BNBABEL.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) X Tingkat Kabupaten Bangka Tengah resmi dibuka Bupati Algafry.

MTQH berlangsung di pelataran Masjid Jamiatul Khoir Desa Namang, Kecamatan Namang, Bangka Tengah, Selasa (22/06/2021) malam.

Sebanyak 263 peserta mengikuti kegiatan dua tahunan ini, berasal dari kafilah Kecamatan Koba 44 orang, Lubuk Besar 45 orang, Pangkalan Baru 41 orang, Simpang Katis 41 orang, Sungai Selan 39 orang, dan tuan rumah Namang 40 orang, serta kafilah daftar tunggu LPTQ Bangka Tengah sebanyak 13 orang.

Pembukaan MTQH yang disiarkan langsung secara daring ini, diawali dengan defile pada kafilah, diawali kafilah LPTQ Bangka Tengah, disusul Lubuk Besar, Sungai Selan, Pangkalan Baru, Koba 44, dan Simpang Katis. Defile ditutup oleh kafilah dari tuan rumah Kecamatan Namang.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua LPTQ Bangka Tengah, Masri Saharun, mengungkapkan MTQH X bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan pemahaman terhadap Al Qur’an, memupuk keimanan dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.

“Selain itu, pelaksanaan ini juga untuk melestarikan seni baca atau qiroat Al Qur’an, memupuk ukhuwah islamiyah serta menyiapkan calon duta Al Qur’an Kabupaten Bangka Tengah pada MTQH Provinsi Bangka Belitung,” kata Masri Saharun.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Falah Air Mesu ini menambahkan, peserta MTQH selain diikuti kafilah kecamatan, pada tahun ini ditambah dengan peserta daftar tunggu yang berasal dari kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Bangka Tengah. Kafilah ini merupakan peserta berprestasi pada MTQH tingkat Provinsi Bangka Belitung maupun yang mengikuti jenjang nasional.

Bupati Algafry Rahman dalam sambutan pembukaannya, mengajak masyarakat membumikan ajaran kebaikan yang terkandung dalam Al Qur’an melalui pengamalan dalam kehidupan keseharian.

Bupati mengakui sekarang ini penerapan nilai-nilai keagamaan semakin menipis, yang antara lain disebabkan semakin meningginya sikap individualisme dan materialisme yang terlalu cinta dunia, sehingga melalaikan amal kebaikan dalam kehidupan sementara di alam dunia.

“Pembangunan secara fisik memang harus kita upayakan, namun pembangunan mental spiritual juga tidak boleh ditinggalkan, agar melahirkan sumberdaya manusia yang beretika, bermartabat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan,” ujar Bupati Algafry.

Mantan Ketua DPRD Bangka Tengah ini juga mengingatkan bahwa saat ini Indonesia dan negara lainnya masih berjuang melawan musibah memprihatinkan karena masa pandemi Covid-19 belum berakhir. Hal ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk mengatasi dan mengantisipasinya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, mari kita tetap menjaga protokol kesehatan di tengah upaya keras kita mengajak semuanya menyukseskan vaksinasi Covid-19, sebagai ikhtiar bersama,” pesan Algafry.

Usai memberikan sambutan, Bupati Algafry didampingi Wabup Herry Erfian dan Forkopimda Bangka Tengah, menabuh beduk menandai pembukaan MTQH X Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2021.

MTQH dengan tema Meningkatkan Kualitas Ketaqwaan dan Mewujudkan Jiwa Muda Qur’ani Bangka Tengah Semakin Unggul, mempertandingkan berbagai cabang perlombaan, meliputi tilawah, tartil, qiroat, hifdzil, fahmil, syarhil, khottil, karya tulis ilmiah, serta hadist nabi.

Kegiatan berlangsung selama lima hari, mulai 22 hingga 26 Juni 2021 di tiga lokasi, yakni Masjid Jamiatul Khoir Namang, Gedung Serbaguna Namang, serta MTsN 1 Belilik. (ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *