oleh

Diam-Diam Menyusup Diantara Ponton-Ponton Mitra PT Timah, Divpam Tertibkan TI Tower ilegal

BANGKA, BNBABEL.COM — Sepandai-pandainya Tupai melompat, pada akhirnya bisa jatuh juga.Beginilah kiranya pribahasa yang bisa menggambarkan para penambang timah illegal di perbatasan Laut Pantai Takari dan Tanjung Ratu, Kabupaten Bangka.

Upaya oknum warga yang berusaha menyusup diantara ponton-ponton mitra PT Timah Tbk, akhirnya harus pasrah tertangkap basah Tim Pengamanan (Divpam) PT Timah Tbk, Sabtu (9/10/2021).

Saat Tim Divpam PT Timah menggelar patroli penertiban dilakukan pengecekan terhadap kelompok ponton sebanyak 34 buah di perbatasan laut Tanjung Ratu dan laut Takari, IUP 1548 ditemukan 16 Ti tower Ilegal yang beroperasi bersama sama dengan ponton Mitra PT Timah.

“Kita tak akan mengendorkan giat patroli di WIUP PT Timah Tbk, karena kita mensinyalir masih banyak oknum warga yang main kucing-kucingan dengan kita dan bekerja tidak mengikuti ketentuan PT Timah,” ujar GM PT Timah Tbk Robertus Bambang Susilo.

Dijelaskan Robertus, para penambang ini disinyalir memanfaatkan momentum untuk menyusup diantara ponton-ponton mitra PT Timah.

“Tujuan giat ini untuk memastikan ponton-ponton yang beroperasi adalah ponton ponton mengantongi SPK PT Timah,” tukas Robertus.
Kepada ponton yang tidak memiliki SPK, Tim Divpam PT Timah meminta pemilik dan pekerja TI untuk menghentikan aktivitas menambang.

“Seperti yang lainnya, setelah kita stop operasi mereka, maka kita minta mereka menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi menambang ilegal di IUP PT Timah, dimanapun berada,” ungkap Robertus.

Selanjutnya, kata Robertus, para pemilik dan pekerja TI diminta menemui petugas di Unit Produksi Laut PT Timah, bila tetap ingin bekerja di IUP PT Timah sesuai ketentuan yang berlaku di PT Timah.

“Kita beri kesempatan untuk para penambang atau pemilik ponton TI untuk mengurus persyaratan, jika mereka masih ingin menambang di lokasi tersebut.

Jika sudah ada SPK, mereka baru boleh ikut menambang dengan menjadi mitra PT Timah,” jelas Robertus.
Robertus mengharapkan para pemilik dan pekerja tambang untuk mengikuti aturan yang telah diberlakukan oleh PT Timah Tbk, terkait aktivitas menambang di WIUP PT Timah.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh personil yang bertugas di Divpam PT Timah bersama jajaran operasi Unit Laut Bangka, yang telah bekerja keras menjaga WIUP PT Timah Tbk, dari aktivitas penambangan illegal. (BN11)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *