oleh

Di Kabupaten Bangka Masih Ada 3 Kecamatan Lagi Yang Masuk Zona Merah

BANGKA, BNBABEL.COM- Kemarin Kapolda Babel, Danrem, Dandim Bangka, Wakil Bupati Bangka, Kapolres Bangka, Perwira Penghubung 0413/Bangka melaksanakan vaksinasi sekaligus melakukan zoom meeting dengan Presiden RI di UBB, dilanjutkan dengan melakukan pemantauan vaksinasi di Gedung Sepintu Sedulang Sungailiat.

Dalam kesempatan terebut Boy Yandra mengucapkan terimakasih atas, dan semoga Kabupaten Bangka menuju zona aman dan herd immunity,” ujar Boy Yandra selaku Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Rabu (22/9/2021).

Kemarin rabu 22 September 2021, di Kabupaten Bangka kembali menambah kasus paparan baru Covid-19 sebanyak 8 orang dan yang dinyatakan sembuh setelah mendapatkan perawatan medis dari dokter ada 12 orang, sedangkan yang meninggal dunia 2 orang. Kedua orang yang meninggal tersebut ialah dengan inisial S usia 63 tahun jenis kelamin laki-laki alamat Desa Juru g, TK usia 79 tahun jenis kelamin perempuan alamat Desa Karya Makmur.

Boy Yandra menerangkan jika saat ini di Kabupaten Bangka sudah ada sebanyak 9.671 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, yang sudah sembuh 8.969 orang, total yang telah meninggal dunia ada dan masih terdapat kasus aktif berjumlah 351 orang. Meski masih terdapat penambahan kasus paparan, namun tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Bangka sudah mencapai diangka 96.37 persen.

Cakupan vaksinasi yang ditargetkan sebanyak 255.161orang, pada tahap pertama terealisasi 96.146 orang dan tahap kedua terealisasi 53.251 orang, sedangkan boster dengan sasaran 2.108 terealisasi 69.9 persen.

“Saat ini terdapat 5 kecamatan yang sudah keluar dari zona merah, diantaranya kecamatan Merawang, Puding, Bakam, Riau Silip dan Pemali. Kami berharap 3 kecamatan lainnya dapat dengan segera keluar dari zona merah,” terangnya.

Lebih lanjut ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah dan lupa untuk menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan dengan baik dan benar. Apabila mengalami kontak yang positif, Boy Yandra menganjurkan agar orang tersebut dengan segera melapor ke petugas kesehatan.

“Saya menginginkan Kabupaten Bangka cepat menuju ke herd immunity, sehingga siswa dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolahan,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *