oleh

Camat Sungailiat : Satu dari 5 Kelurahan Sudah Keluar dari Zona Merah

BANGKA, BNBABEL.COM – Saat ini Kecamatan Sungailiat telah ditetapkan masuk dalam zona merah untuk kasus penularan dan penyebaran wabah Covid-19. Camat Sungailiat, Ramzi menuturkan sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 9, 10 dan 11 jika dalam satu wilayah kawasan RT ada lebih dari 5 rumah yang terpapar Covid-19 maka wajib diberlakukan PPKM skala Mikro.

“PPKM Mikro itu artinya diberlakukan hanya dalam satu kegiatan saja tidak untuk selamanya. Jadi PPKM mikro akan dijalankan apabila dalam satu RT ada lima rumah yang terkena virus corona dan akan dinyatakan berakhir apabila telah berkurang dari lima rumah,” jelas Camat Sungailiat, Jum’at (21/5/2021).

Terkait hal tersebut, untuk di Kecamatan Sungailiat pihaknya telah menyiapkan beberapa tempat karantina dan isolasi di bagi per wilayah kerja puskesmas. Untuk di Puskesmas Kenangan membawahi 6 kelurahan dan 1 desa, kemudian untuk Puskesmas Sungailiat membawahi 3 kelurahan dan Puskesmas Sinar Baru.

“Yang mana untuk saat ini ketiga puskesmas itu telah menyiapkan tempat isolasi dan karantina di masing-masing lokasi. Namun demikian, tempat isolasi itu akan dipergunakan apabila ruang isolasi atau karantina yang telah disiapkan oleh Pemkab Bangka seperti di Mes Melati dan Mes Anggrek sudah penuh,” tuturnya.

Menurut keterangan Camat Sungailiat bahwa ketiga tempat isolasi yang telah disiapkan oleh ketiga puskesmas masih terdapat kekurangan dari segi sarana dan prasarananya. Sehingga sampai saat ini bagi masyarakat yang positif terpapar Covid-19 masih dilakukan isolasi mandiri.

“Kita ketahui bersama sampai saat ini tingkat kepatuhan masyarakat di Bangka Belitung menjalankan protokol kesehatan Covid-19 kalau tidak salah hanya sebesar 56 persen saja, jadi selama tingkat kepatuhannya rendah maka tingkat penyebaran dan penularan wabah ini akan tinggi. Dengan begitu kami menghimbau kepada masyarakat khususnya yang ada di Sungailiat untuk terapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari keramaian dan menjaga jarak. Insha Allah jika hal tersebut dijalankan bisa menekan angka penyebaran Covid-19 dan Kabupaten Bangka cepat kembali ke zona hijau,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *