oleh

Bupati Bangka Sidak Pegawai Setwan DPRD Bangka

SUNGAILIAT, BNBABEL.COM – Bupati Bangka Mulkan SH MH melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pegawai aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga kontrak di kantor Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka, Selasa (16/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Mulkan mengatakan bahwa pihaknya menggelar sidak itu untuk melihat secara langsung keadaan dan kedisiplinan para pegawai ASN dan tenaga kontrak yang ada di Setwan DPRD Kabupaten Bangka.

“Pegawai ASN seharusnya bisa memberikan bimbingan dan masukkan yang baik bagi pegawai tenaga kontrak yang yang ada dibawahnya. Dan sebaliknya juga para ASN juga jangan sampai bersikap seperti raja untuk selalu dilayani seperti bos, karena ada tenaga pembantu,” tegasnya Bupati.

Saat ini tenaga kerja kontrak yang ada di Setwan DPRD Kabupaten Bangka ada sebanyak 101 orang dan ASN ada 42 orang. Sedangkan untuk tenaga administrasi dan sopir sejumlah 68 orang, berarti PNS sudah plus satu.

“Setiap gerak gerik kita ini selalu diawasi oleh masyarakat karena ASN maupun tenaga kerja kontrak digaji menggunakan APBD. Meskipun ada atua tidak ada pekerjaan di tempat kerja, maka tetap harus bisa masuk dan pulang sesuai dengan jam kerja yang sudah ditetapkan. Apabila masuk harus jam 7.30 wib dan pulang 16:00 wib maka harus ikuti aturan itu,” ungkapnya.

Selanjutnya, orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini mengharapkan jangan bersikap arogan terhadap bawahan, apabila sudah masuk dalam kantor bekerja sudah menggunakan sistem. Pegawai harus bisa membawa nama baik, karena sebagai user adalah leading sektor masing-masing

Pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada siapapun yang melakukan kesalahan, karena menurutnya ketika sudah masuk kedalam sistem maka harus siap mengikuti semua sistem yang ada.

“Saya ingin mengajak kepada seluruh pegawai untuk memiliki rasa memiliki, apabila ada yang berbuat tidak baik maka nama Pemkab Bangka yang akan tercoreng. Mari bersama-sama menjaga nama baik Pemkab Bangka dan jangan sampai kalah dengan pemerintah kabupaten yang lainnya. Tahun kemarin kita sudah masuk 3 besar dalam PPD se Indonesia dan tahun ini sudah masuk ke 15 besar dalam tahap penilaian untuk lomba yang sama,” pungkasnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *