oleh

Bupati Bangka Kukuhkan Pengurus FKTKS2 Kabupaten Bangka

SUNGAILIAT, BNBABEL.COM – Bupati Bangka Mulkan SH MH menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Sekolah Swasta Kabupaten Bangka periode 2021-2026 di Gedung Dharma Wanita, Sungailiat, Bangka, Sabtu (6/3/2021).

Ketua FKPTKS2, Rusli Hairulsyah mengucapkan terimakasih kepada bupati Bangka yang telah bersedia hadir dan mengukuhkan kepengurusan FKPTKS2 Kabupaten Bangka periode 2021-2026. Dalam sambutannya dirinya berharap guru swasta dapat diperlakukan sama seperti guru negeri.

Menurutnya dengan adanya sistem zonasi di dua tahun terakhir membawa dampak kurang bagus bagi sekolah swasta yang berimbas pada menurunnya penerimaan jumlah murid. Dan hal itu fakta sesuai dengan laporan dari beberapa sekolah swasta yang ada di di setiap kecamatan.

“Kami telah membuat naskah aspirasi yang nanti dapat di pelajari oleh Bupati Bangka. Karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, maka sudah selayaknya pejabat daerah memperhatikan nasib para guru baik yang negeri maupun swasta,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk saat ini ada 130 sekolah swasta dari tingkat SMP, SD hingga TK dan guru swasta sebanyak 1.201 orang.

Sementara itu Bupati Bangka, Mulkan saat pidato menyampaikan dengan adanya FKPTKS2 menjadi kekuatan yang sangat besar untuk didengar oleh pihak eksekutif maupun legislatif. Apalagi ditambah dengan adanya salah satu pimpinan DPRD yang menjadi dewan pembina di forum tersebut maka tidak ada alasan aspirasinya tidak terakomodir.

“Forum ini akan memberikan nuansa yang berbeda bagi para tenaga pendidik di sekolah swasta dalam mempersatukan ide dan gagasan. Silahkan nanti menyampaikan aspirasi dan program untuk perkembangan dunia pendidikan yang ada di Kabupaten Bangka,” imbuhnya.

Kemudian Mulkan menambahkan jika di tahun pertama kepemimpinannya sangat kencang, sehingga ia memilih sebuah judul lagu Jangan Salah Menilaiku untuk mengimplementasikan suatu kerja cepat dengan tujuan di Pemkab Bangka harus ada perubahan, khususnya untuk nasib para guru.

Menurutnya guru adalah sumber daripada ilmu, maka dari itu guru tidak boleh malas. Mengenai adanya keluhan terkait penetapan zonasi, dia katakan bahwa itu sudah menjadi keputusan dari pemerintah pusat.

“Tapi hal itu masih bisa diatur yang terpenting ada komunikasi. Intinya kita harus tetap semangat dan bersabar dalam menghadapi kondisi dunia pendidikan seperti sekarang ini. Karena merupakan suatu amanah dan tanggung jawab bersama dalam mencerdaskan anak bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bangka, Wakil Ketua I DPRD Bangka, Sekda Bangka, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Jubir Satgas Covid-19 Bangka, Pimpinan Redaksi Babelreview dan tamu undangan lainnya.

Penulis : Ib

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *