oleh

Bupati Bangka Hadiri Syukuran dan Panen Padi Raya di Banyuasi

BANGKA, BNBABEL.COM – Bupati Bangka Mulkan SH MH saat menghadiri acara syukuran dan panen raya padi sawah di Desa Banyuasin Kecamatan Riau Silip, Bangka, Kamis (11/2/2021), dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang bertujuan meningkatkan minat dan motivasi petani masyarakat di Desa Banyuasin. Dah tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi setiap desa yang memiliki lahan sawah.

Menurut Bupati, hal ini harus bisa dimaksimalkan dan mengoptimalkan setiap lahan sawah yang ada di daerah. Dengan luas sawah mencapai 2 ribu lebih hektar yang tersebar di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten.

“Dan kita juga memiliki lahan sawah yang bekerjasama dengan TNI dan Polri tahun 2020 dengan luas kurang lebih 700 hektar. Hal ini kami lakukan dengan tujuan agar masyarakat di Bangka tidak ketergantungan lagi dengan pasokan beras dari luar,” tegas orang nomor satu di Bangka ini.

Dalam kondisi saat seperti ini, pihaknya telah memerintahkan kepala dinas pertanian untuk melakukan pendataan terhadap desa yang belum memaksimalkan ataupun belum mengoptimalkan lahan sawah yang ada. Yang nantinya masyarakat akan diberikan tawaran apakah akan di kelola sendiri atau dengan sistem kooperasi.

Kemudian Mulkan menegaskan jika pihaknya tidak ingin melihat ada lahan lahan yang pernah dicetak sawah dan tidak terkelola dengan baik. Pihaknya sebagai penyelenggara pemerintahan akan melihat secara langsung keberadaan lahan sawah yang ada di lapangan.

“Jangan sampai lahan yang pernah dicetak oleh TNI atau Polri itu tidak termanfaatkan dengan baik. Jadi saya minta kerjasamanya dengan semua kepala desa untuk mengembangkan lahan yang tidak tergarap, karena beras ini merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa ditinggalkan,” ujarnya.

Pihaknya juga telah memberikan suatu inovasi penanaman padi lahan eks tambang dengan luas 8 hektar seperti yang ada di kelurahan Jelutung, Kecamatan Sungailiat. Dan saat ini menargetkan dari 675 hektar akan dibudidayakan sebagai lahan pertanian.

Sementara ini lahan sawah yang di Jelutung, Sinar Jaya sudah bisa menghasilkan padi 1.5 ton per dan pada tahun 2020 sudah bisa menyumbang 8 milyar. Artinya lahan eks tambang ini dapat dikembangkan dan diintegrasikan dengan bidang peternakan.

“Tapi dengan suatu suatu keyakinan, ketelatenan dan keinginan maka lahan eks tambang ini dapat dijadikan lahan sawah. Tujuannya agar supaya ke depan, Kabupaten Bangka tidak tergantung lagi dengan beras dari luar. Dan hal ini harus dilakukan bersama sama, dan saya ucapkan kepada setiap desa yang telah mengembangkan lahan sawah dalam rangka mencukupi masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Kepala BPTP Provinsi Bangka Belitung, Kepala Dinas Pertanian Bangka, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemdes, Sekretaris Diskominfotik, Sekretaris Satpol-PP Bangka, Camat Riau Silip, Anggota DPRD Kabupaten Bangka, Kades Banyuasin dan tamu undangan lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *